D'Konco Garden Coffee and Eatery atau D'Konco Cafe rutin menghibur pengunjung dengan live musik setiap Sabtu malam. Sabtu (19/7/2025) besok malam, giliran Sherena dan Ilham yang akan menemani malam Mingguan asyik di cafe terindah di Kota Bojonegoro tersebut.
Reporter: Herman Bagus
blokBojonegoro.com - Anak muda seringkali bingung menghabiskan malam minggunya di mana. Tapi menjamurnya taman publik yang tertata rapi membuat anak muda kini tak cuma senang pergi ke pusat perbelanjaan untuk menghabiskan waktu mereka.
Malam Minggu (28/12/2019) sekitar pukul 19.00 WIB kawasan Balai Desa Ngasem yang terhubung langsung ke Taman Ngasem ini mulai ramai didatangi pengunjung yang mayoritas orangtua dan anak.
Bahkan, jika hari libur seperti Sabtu dan Minggu, pengunjung di taman ini pun terus berdatangan dari sore hingga malam hari.
Ketika malam libur seperti hari ini Sabtu, pasangan pria dan wanita baik dari remaja, hingga orang tua menghabiskan waktu di taman ini.
"Biasa di sini kalau malam Minggu pasti ramai sampai tengah malam, ya namanya orang pacaran yang masih pada muda, yang udah pada nikah juga banyak tuh pada mau jalan-jalan mungkin dengan keluarga ke taman ini," ujar Purwaluyo (33) pengunjung.
Para orang tua ini mengajak anak-anaknya bermain di pelataran taman sembari berfoto foto dengan latar belakang bangunan taman yang dihiasi lampu-lampu.
Ahmad Sardianto (35) salah satu pengunjung mengatakan dia bersama anak dan istrinya memang lebih sering ke taman dibanding ke tempat lain, karena dekat dengan rumah.
"Malam minggu biasanya ramai kalau malam lain sedikit, paling ramai malam minggu di sini," pungkasnya.[her/lis]
Apa Anda senang dengan tantangan? Kalau tidak suka, saya menyarankan Anda untuk mengambil selimut dan tidurlah kembali. Itu akan menghadirkan rasa aman bagi Anda. Karena tantangan akan memacu semangat anda untuk bisa melampauinya.
Dalam rangka sosialisasi program pengiriman guru untuk si yatim, Panti Asuhan Baitul Muttaqien mengadakan acara minggu ceria bersama anak yatim, Minggu (16/4/2016) di Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Siang belum penuh, tapi mendung sudah meenggelayut di langit. Musim hujan menjadikan jalan berlubang dipenuhi air. Di sejumlah tempat, jalan rusak itu dinamainya “jeglongan sewu”. Masak jumlahnya seribu ya. Tapi ada benarnya juga karena jalan rusak memang parah.
Wedang kopi panas disajikan dengan cangkir putih kembang-kembang. Jian, kenapa kok rasanya beda ya. Wedang yang begini lebih terasa nikmat dibandingkan dengan wedang yang disajikan dengan gelas bening.