#blokBojonegoroTV
Warga Jogja Coba Tanam Pepaya di Hutan Bojonegoro
Warga Jogja Coba Tanam Pepaya di Hutan Bojonegoro
Warga Jogja Coba Tanam Pepaya di Hutan Bojonegoro
Pedagang Nanas Kelud tampak terlihat di tepi Jalan Untung Suropati, Kota Bojonegoro. Dalam sehari menjajakan nanas khas Kelud ini nyatanya omzet yang ia peroleh sangat menggiurkan semanis rasa buahnya.
Kreatif, Tanaman Hidroponik untuk Belajar Siswa, Berbuah Omzet Lumayan
Di tengah pandemi Covid-19 jika tidak ada keperluan mendesak sesuai anjuran pemerintah, masyarakat diharapkan tetap stay at home atau tinggal di rumah. Menghadapi ini, masyarakat harus putar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama pangan. Bercocok tanam di pekarangan rumah salah satu solusinya.
Selain belajar mengaji pondok pesantren (Ponpes) Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro juga mengembangkan sektor pertanian. Hasilnya memasuki awal ramadhan, pondok tersebut mampu memanen melon yang ditanam para santri.
Buah nanas sangat segar dan lezat saat dimakan di siang hari. Buah yang dagingnya berwarna kuning itu sangat melimpah di daerah tropis, termasuk Indonesia. Selain lezat, nanas juga memiliki beragam manfaat kesehatan.
Momen Hari raya idul adha pastinya tidak lepas dari gunungan daging yang melimpah, kerap para Ibu Rumah Tangga (IRT) memasak beraneka ragam jenis daging tersebut.
Terkadang para ahli diet menyarankan kita untuk mengurangi konsumsi nanas karena kandungan gulanya yang tinggi. Segelas nanas bisa mengandung sekitar 16 gram pemanis. Padahal, hal itulah yang dibutuhkan para atlet untuk tetap memiliki " bahan bakar" yang cukup. Ahli gizi olahraga dari Boston, Jules Hindman menjelaskan, nanas memiliki kandungan pemanis sederhana dengan jumlah yang tepat untuk menjaga cadangan glikogen para atlet.
Buah khas daratan tropis ini memang sangat unik. Mulai dari bentuk, bau, rasa, dan masih banyak hal unik lain yang mungkin jarang kita ketahui.