#blokBojonegoroTV
Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019
Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019
Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019
Ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, merupakan sebuah apresiasi yang besar terhadap peran santri untuk bangsa Indonesia.
Suasana pagi yang cukup hangat menyambut ribuan peserta upacara peringatan hari olahraga nasional (Haornas) ke XXXVI, kali ini diperingati dengan upacara di alun-alun Kota Bojonegoro yang diikuti oleh para siswa, mahasiswa, atlet dan juga instansi yang ada di Kota Ledre, Jum'at (13/9/2019).
Dulu dan sekarang memang berdeda, terlabih lagi bisa dilihat dari kondisi lalu lintas yang setiap tahun kian padat, seperti halnya di tahun 2019 ini sudah sangat berbeda dengan kondisi lalu lintas di awal tahun 2000.
Dulu, dari Kota Bojonegoro sampai Pasar Kecamatan Sumberrejo, hanya butuh waktu 15 menit. Itu dulu dan dulu sekali. Tapi, sekarang waktu 30 menit atau bahkan 45 menit dibutuhkan untuk menempuh jarak itu.
Quality Time, atau waktu yang sangat berharga bagi keluarga, bisa diciptakan untuk bisa berkumpul dan memberikan perhatian kepada semua anggota keluarga.
Memperingati Hari Anak Nasional, sekaligus Dies Natalis yang ke-10 ini, STIKes ICSada Bojonegoro menggelar Festival Obak , dengan melibatkan siswa dari 17 Sekolah Dasar di Bojonegoro untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bakal menggelar pagelaran tari thengul masal dengan jumlah 2.019 penari dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), pada Minggu 14 Juli 2019 di Jembatan Sosrodilogo dan Lapangan Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.
Acara festival Tari Thengul berskala internasional bakal melibatkan ribuan peserta, akan digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro pada bulan Juli 2019 mendatang.
Warganet di Indonesia, dihebohkan dengan mukena artis Ibu Kota, Syahrini. Bukan karena merk, melainkan setelan kain yang digunakan untuk menjalankan ibadah salat itu, dilapisi emas 24 karat, dijual dengan harga Rp.3,5 juta.