blokBojonegoroTV
Dua Wanita Nekat Edarkan Uang Palsu di Bojonegoro
Dua Wanita Nekat Edarkan Uang Palsu di Bojonegoro
Dua Wanita Nekat Edarkan Uang Palsu di Bojonegoro
Usai menangkap pengedar uang palsu. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah menghimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran uang palsu, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Satreskrim Polres Bojonegoro meringkus dua wanita pengedar uang palsu di Kabupaten Bojonegoro. Polisi berhasil menyita sebanyak 150 lembar uang pecahan Rp100 ribu atau senilai Rp15 juta dari kedua tangan wanita tersebut.
Dua orang wanita tertangkap basah saat mengedarkan uang palsu (Upal) di Pasar Kota Bojonegoro. Dua wanita itu, diringkus Satreskrim Polres Bojonegoro usai mengeluarkan sebanyak 50 lembar upal Rp100 ribu atau senilai Rp5 juta untuk belanja di Pasar.
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro periode 1999-2004, Anwar Sholeh mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten
Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro terus selidiki kasus dugaan sertifikat tanah palsu yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, yang dialami oleh warga Desa Tembeling, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro
Menunjukkan surat keterangan tes rapid ataupun PCR yang hasilnya negatif COVID-19 adalah bagian dari prasyarat perjalanan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di tengah-tengah masyarakat.
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro diminta waspada dan jeli, terhadap pelaku kejahatan bermodus pengadaan uang palsu. Seperti yang dilakukan JN (51), warga Moroplang, Babat, Lamongan, yang menipu korbannya ratusan juta dengan mengaku dukun sekaligus BIN palsu yang bisa menggandakan uang.
Pasca beredar video viral penangkapan pelaku pengedar uang palsu (upal) di Cilegon, Jawa Barat beberapa hari lalu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengingatkan potensi peredaran uang palsu jelang Lebaran 2019.
Ditemukannya bawang merah palsu yang beredar di Kota Medan beberapa hari belakangan, mendapat respon dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro. Dinas Perdagangan menghimbau kepada masyarakat agar lebih jeli dalam membeli kebutuhan pokok.