Meritokrasi dalam Tata Kelola Ditjen Pesantren Ditekankan oleh Wamenag
Wakil Menteri Agama menekankan pentingnya penerapan prinsip meritokrasi dalam tata kelola Direktorat Jenderal Pesantren. Penataan pejabat dan pengembangan talenta, menurutnya, harus berbasis kompetensi, integritas, dan rekam jejak, bukan praktik transaksional. Hal ini disampaikan dalam pembahasan distingsi Direktorat Jenderal Pesantren, di Bandung, Jawa Barat.