Skip to main content

Category : Tag: Perpu


Buku PAUD di Perpustakaan Karya dari Guru

Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro, punya berbagai macam koleksi mulai ilmu pengetahuan, elektronik, hukum, pendidikan dan berbagai macam koleksi lainnya. Namun dari buku koleksi tentang pendidikan, ada pula berbagai buku dari hasil karya tulis dari guru Bojonegoro.

Perpusnas Gelar Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca

Dalam rangka meningkatkan budaya membaca menuju Indonesia cerdas tahun 2024, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, menggelar Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca.

#Ngabuburit

Perpusda Bojonegoro, Tempat Alternatif untuk Ngabuburit

Bulan Ramadan, animo masyarakat yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro terbilang cukup banyak bahkan banyak pula masyarakat untuk manfaatkan sebagai tempat ngabuburit. Pasalnya, banyak masyarakat yang ingin menghabiskan waktu sembari membaca buku maupun berinternet di Perpusda tersebut.

Musim Skripsi, Mahasiswa Ramai-ramai Kunjungi Perpusda

Menjelang tutup semeseter bagi mahasiswa akhir, nampaknya semakin menyibukkan untuk mengunjungi perpustakaan milik pemerintah daerah Bojonegoro, baik itu membaca dan mencari buku sebagai referensi, juga memanfaatkan Wifi yang telah disediakan secara gratis.

Pengunjung Stabil, Anggota Perpusda 5.523

Setiap hari pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro terbilang cukup stabil, pasalnya dalam sehari tercatat sekitar 70 pengunjung yang sengaja singgah, baik untuk membaca buku, koran bahkan mengakses internet.

Luar Kabupaten Tak Boleh Pinjam Buku di Perpusda

Pengunjung Perustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro memang tidak begitu banyak, namun dari puluhan pengunjung yang datang ada juga dari luar Kota Bojonegoro. Mulai dari yang membaca ada juga yang berniat meminjam untuk dibawa pulang.

Dari Ngamen, Belikan Buku untuk Perpustakaan Keliling

Perpustakaan GatDa, merupakan perpustakaan keliling menggunakan becak yang didesain sedemikian rupa, dengan rak kecil yang menjadi tatakan buku, kemudian dibawa keliling desa oleh Agung Ridwan, pemuda asal Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro.