Perpustakaan Keliling ini Pinjamkan Buku Tanpa Catat Peminjam
Perpustakaan keliling menggunakan becak milik Agung Ridwan, memiliki banyak keunikan. Diberi nama Perpus GatDa oleh sang pemilik karena singkatan dari Semangat Muda.
Perpustakaan keliling menggunakan becak milik Agung Ridwan, memiliki banyak keunikan. Diberi nama Perpus GatDa oleh sang pemilik karena singkatan dari Semangat Muda.
Perpustakaan GatDa, merupakan perpustakaan keliling menggunakan becak yang didesain sedemikian rupa, dengan rak kecil yang menjadi tatakan buku, kemudian dibawa keliling desa oleh Agung Ridwan, pemuda asal Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Menumbuhkan minat baca masyarakat Bojonegoro, terlebih lagi bagi pelajar tentu sangat diperlukan, agar meraka menjadi orang yang gemar membaca.
'Buku baru, semangat baru.' Begitu mungkin yang dirasakan para siswa sekolah penerima program Pertamina Peduli Literasi (PERTALIT).
Pengunjung perustakaan daerah (perpusda) Bojonegoro tiap tahun terus mengalami penurunan. Pasalnya saat hari-hari biasa pengunjung yang datang tercatat hanya ada puluhan, padahal pengunjung perpustakaan daerah dulu setiap harinya bisa mencapai 100 orang lebih.
Kurang lebih 3 tahun ini, puluhan bangunan perpustakaan di tingkat Sekolah Dasar (SD) terbilang belum sepenuhnya terselesaikan pembangunannya. Padahal bangunan perpustakaan seharusnya bisa terselesaikan apabila ada anggarannya.
Sudahkah perpustakaan sekolah kita optimal? Untuk menilainya, tentu kita harus melihat secara nyata keberadaan perpustakaan sekolah sebagai salah satu sarana prasarana pendukung pembelajaran dan penguatan literasi. Karena jangan sampai, keberadaan perpustakaan sekolah mati suri, yakni hanya dibangun fisiknya sedangkan dalamnya sepi aktifitas literasi.
Pada tahun 2017 ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro, memberikan bantuan buku sebanyak 28 buku kepada 58 desa yang ada di Kota Ledre.
Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bojonegoro, dari tahun 2015 sampai 2017 bulan Juli mengalami penurunan yang lumayan signifikan. Pada tahun 2015 sampai 2016, penurunan pengunjung menjacapai 6.599 orang.
Jumlah pengunjung Perpustakaan Umum Bojonegoro sepanjang tahun 2016 lalu mengalami peningkatkan dibandingkan tahun sebelumnya. Di tahun 2016 pengunjung mencapai 25.945 orang dibanding tahun 2015 kemarin yang hanya sekitar 20.000-an.