Terserang Hama Tikus, Hasil Panen Kacang Hijau Ngumpakdalem Minim
Hasil panen kacang hijau petani Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander pada musim panen kali ini diprediksi menurun lantaran diserang hama tikus.
Hasil panen kacang hijau petani Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander pada musim panen kali ini diprediksi menurun lantaran diserang hama tikus.
Sebagian petani tembakau di Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Kabupeten Bojonegoro mulai panen. Tembakau-tembakau tersebut mulai dipotong tipis-tipis dan dikeringkan, Minggu (26/8/2018) di lapangan desa setempat.
Petani yang sedang tanam bawang merah pada musim kemarau ini, harus mewaspadai serangan hama "grandong" yang menyerang tanaman. Pasalnya hama tersebut menyerang tanaman bawang merah sejak usia tanaman berumur satu minggu.
Meski memasuki musim kemarau, petani Bojonegoro tetap menanam bawang merah. Terbukti ada 31 Hektar lahan pertanian milik petani Bojonegoro ditanami bawang merah jenis maunjung dan bauji yang dilakukan pada tahap tanam bawang tahap pertama ini.
Komitmen PT Pertamina EP selaku anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu migas, sekaligus di bawah naungan SKK Migas dalam menambah cadangan migas terus ditingkatkan.
Kebutuhan air yang cukup untuk tanaman sangatlah penting, apalagi tanaman tersebut saat masa pertumbuhan membutuhkan air yang banyak, seperti padi.
Suwito (56) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro terlihat sumringah. Sebab, pria yang sehari-hari bekerja sebagai seorang petani itu anaknya lulus menjadi Taruna Akpol.
Pada musim kemarau ini, ribuan hektare lahan pertanian yang ada di Kecamatan Sugihwaras didominasi dengan komoditi tanaman jagung dan tembakau. Petani setempat menilai dua komoditi itu lebih cocok dan lebih laku dijual saat masa panen mendatang.
Waktu menunjukan sekitar pukul 12.15 menit, matahari sangat terik. Namun, tak menyurutakan niat seorang petani di Desa Jono, Kecamatan Temayang ini untuk merawat tembakau miliknya.
Bojonegoro lumbung pangan dan energi. Begitulah kalimat yang sempat populer beberapa tahun lalu. Bukan soal slogan saja, Bojonegoro memang punya banyak sawah ladang, angkatan kerja petani dan juga produk pertanian. Mulai dari padi, bawang merah, cabai, tomat hingga tembakau. Soal kesejahteraan petani, ada yang di atas rata-rata dan banyak juga yang masih di bawah garis kemiskinan. Ini bukan sekedar permasalahan kebijakan dan program pemerintah. Namun, juga paradigma berpikir para petani Bojonegoro serta sarana dan prasarana untuk menuju yang lebih baik.