Sebanyak 200 peternak sapi di Bojonegoro terdaftar sebagai peserta Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Bojonegoro. Jumlah itu terbilang minim, padahal jika jadi peserta dan satu ekor ternak sapi betinanya mati bisa mendapat ganti rugi Rp10 juta.
Jumlah peserta Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Bojonegoro masih minim, yakni hanya 200 peternak sapi. Padahal AUTS sangat membantu peternak dalam menjamin ternak apabila terjadi kecelakaan seperti mati dan lain sebagainya.
Semangat para pemuda Desa Pajeng Kecamatan Gondang untuk menggelar Sedulur Volley melebihi ekspektasi relawan Gusti (Gus Ipul-Mbak Puti) Bojonegoro. Hal tersebut terlihat saat launching Sedulur Volley dibuka oleh permainan ciamik dari tim Sekar Harapan asal Kecamatan Sekar dan tim Arto Moro asal Desa Krondonan Kecamatan Gondang, Jumat (30/3/2018).
Masih adanya 34.776 pemilih pemula yang belum mempunyai E-KTP maupun surat keterangan (Suket), tidak membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro tinggal diam. Sebagai pelaksana pemilu, KPU tidak hanya berkoordinasi tetapi juga mendesak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk segera mencetak E-KTP dan Suket tersebut.
Pasca diumumkannya Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, rupanya masih ada puluhan ribu pemilih yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).
Sejak beberapa hari kemarin Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan ke masyarakat, tetapi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 tepatnya di Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, ditemukan DPS salah ketik. Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro sudah menyelesaikan temuan tersebut.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro turut mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, dengan cara Sosialisasi Kebijakan Kependukukan dan Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).
Membaca buku karya Supardi dan Teuku Amiruddin yang berjudul "Konsep Manajemen Masjid: Optimalisasi Peran Masjid" (2001), menarik sekali sisi uraian pendahuluannya setelah penulis baca. Kritik pedas –penulis buku– alamatkan kepada segenap Takmir Masjid yang mengabaikan bagaimana mengelola masjid agar berfungsi secara optimal. Tujuannya tidak lain, ingin menggugah para Takmir Masjid agar keberadaan masjid bisa difungsikan perannya sebagaimana masa Rasulullah Saw. Terlebih, jumlah Masjid di Provinsi Jawa Timur saja sudah ada 50.222 buah, pada Tahun 2013 bila mengutip http://simbi.kemenag.go.id pada laman Bimas Islam dalam Angka (BIDA), Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.
Usai proses pencetakan Alat Peraga Kampanye (APK) bagi pasangan calon Bupati dan wakil Bupati, rencananya sesuai jumlah yang sudah ditentukan bisa segera dipasang. Namun pemasangan APK tersebut harus mendapatkan persetujuab Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro.
etelah seluruh akun media sosial (Medsos) pasangan calon (paslon) terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro. Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro, juga menyiapkan petugas khusus mengawasi medsos, karena dimungkinkan Paslon berkampanye di dunia maya.