30 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru 28 dan 1 Meninggal
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/1/2021) ada sebanyak 118 orang.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/1/2021) ada sebanyak 118 orang.
Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang cukup banyak pada bulan ke sebelas ini. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan sejumlah pencapaian kepada media massa luar negeri dalam International Media Briefing secara daring di Gedung BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Pelaksaanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia memunculkan pertanyaan dari masyarakat dunia. Karena Indonesia memilih mendahulukan kalangan usia produktif yaitu pada rentang 18 - 59 tahun. Sementara negara-negara lain mendahulukan golongan lanjut usia.
Satgas Penanganan Covid-19 meyakinkan masyarakat dunia bahwa vaksin Sinovac aman, berkhasiat dan halal. Saat ini vaksin tersebut sedang disuntikkan kepada masyarakat Indonesia dalam program vaksinasi. Meski demikian masih banyak masyarakat dunia yang mempertanyakan keampuhan vaksin tersebut, karena vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 63,5 persen di Indonesia, dibandingkan sejumlah vaksin sejenis dari produsen lainnya yang dilakukan uji klinis negara lain.
Kabupaten Bojonegoro, di awal bulan Februari 2021, pada tahap pertama akan mendapatkan jatah 8.786 vaksin. Untuk menyambut vaksinasi Pemkab Bojonegoro menyiapkan setidaknya 48 fasilitas kesehatan (faseks) di antaranya 36 puskesmas, 10 rumah sakit dan 2 klinik, dengan jumlah petugas setiap tempat penyuntikan 1 tim dengan 5 tenaga kesehatan (nakes).
Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh sebanyak 23 orang, Kamis (14/1/2021). Sedangkan kasus baru ada 26 orang dan 1 pasien meninggal dunia.
Perkembangan harian penanganan COVID-19 Per 14 Januari 2021, kembali mencatatkan kesembuhan harian tertinggi yakni mencapai 7.741 orang dan dan meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 711.205 orang atau persentasenya di angka 81,8%.
Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan bahwa sosialisasi terkait program vaksinasi Covid-19 sudah disampaikan secara luas. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa sosilisasi sudah disampaikan secara masif melalui saluran informasi resmi milik pemerintah, juga dibantu penyebarannya melalui pihak media massa.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperpanjang dan memperbarui aturan bagiWarga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru tiba dari luar negeri sebagai upaya mencegah penularan virus SARS CoV-2 varian baru B117.
Vaksinasi di Indonesia sudah dimulai sejak Rabu, (13/01/2021) dengan dilakukan vaksinasi oleh Presiden Negara Republik Indonesia. Presiden menjadi orang pertama yang mendapat suntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac yang dilakukan di Istana Negara.