#BeritaFoto
Bundaran Babat Macet Karena Alat JTB
Suasana ketika alat berat fasilitas Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) tengah melintas di bundaran Pasar Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (3/2/2020) malam.
Suasana ketika alat berat fasilitas Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) tengah melintas di bundaran Pasar Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (3/2/2020) malam.
Moving alat untuk Gas Processing Facility (GPF) lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), di Desa Bandungrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sempat viral saat pengiriman alat pertama.
Moving alat berat untuk keperluan Proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) masih terus berlanjut.
Kantor Lapangan PT Pertamina EP Cepu menerima kunjungan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/12/2019).
2 Alat Sampai Bojonegoro, Ini Jadwal 4 Alat Jumbo Berikutnya
Mesti tak seheboh kedatangan absorber 2 yang sempat menyita perhatian masyarakat di wilayah Bojonegoro timur, bahkan mulai pagi hingga malam masyarakat berjubel ingin melihat dari dekat alat jumbo untuk proyek gas JTB saat terparkir di jembatan timbang Baureno.
Moving alat berat untuk proyek Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, yang dioperatori oleh Pertamina EP Cepu (PEPC), saat ini masih dalam proses pekerjaan pondasi, structure, steel structure, pipa rack dan piping underground.
Multiaxle truk-1 yang membawa absorber section 2 dengan berat 98 ton akhirnya mendarat dengan selamat di lokasi proyek GPF Jambaran Tiung Biru (JTB). Sedangkan Multiaxle truk-2 yang membawa absorber section 3 saat ini di rest area jembatan timbang Baureno.
Moving enam alat untuk proyek GPF JTB yang melewati perjalanan dari BBI Pasuruan ke Jetty Maspion Gresik dan dilanjutkan Heavy Inland Transport (HIT) dari Jetty Maspion Gresik melewati Lamongan- Bojonegoro sejauh 140 Kilometer, saat ini untuk absorber section 2 sudah sampai di lokasi proyek JTB, sedangkan untuk absorber section 3 istirahat di rest area jembatan timbang Baureno.
Sempat membuat heboh masyarakat Kabupaten Bojonegoro, utamanya di wilayah timur, multiaxle-1 yang membawa absorber section 2 dengan berat 98 ton akhirnya mendarat dengan selamat di lokasi proyek GPF Jambaran Tiung Biru (JTB), tepatnya alat tersebut diparkir di pintu utara Main Gate GPF JTB.