blokBojonegoroTV
Punya KPM, Petani Terima Bantuan Benih dan Pupuk
Punya KPM, Petani Terima Bantuan Benih dan Pupuk
Punya KPM, Petani Terima Bantuan Benih dan Pupuk
Keberadaan Nahdlatul Ulama (NU) dalam mendampingi petani di Kabupaten Bojonegoro tidak berhenti dilakukan. Hal itu ditunjukan PC Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Bojonegoro yang melatih petani pembuatan pupuk organik, untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian di daerah penghasil minyak.
Memasuki musim tanam padi yang dimulai sejak Oktober 2021, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro memastikan stok pupuk bersubsidi aman. Sehingga petani diminta tidak khawatir.
Potensi limbah ternak maupun rumah tangga di perdesaan sangat melimpah dan bisa dimanfaatkan. Melihat potensi ini, warga Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro dilatih pembuatan pupuk organik.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, menyemangati petani muda agar semakin produktif. Hak itu ditunjukan dengan diadakannya pelatihan pembuatan pupuk organik.
Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) melatih petani di Gayam untuk mengembangkan produksi Pupuk Organik Cair (POC) Bioslurry. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PIB Bojonegoro dalam Program Dukungan Asosiasi Usaha Masyarakat yang difasilitasi oleh ExxonMobil Cepu Limited, Jumat, (18/6/2021).
Pupuk Indonesia bersama anggota holdingnya, Petrokimia Gresik, menggelar sarasehan dan Demonstration Plot (Demplot) pemupukan berimbang menggunakan pupuk organik cair subsidi baru, yaitu Phonska OCA, di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (30/3/2021).
Pupuk kompos atau pupuk padat organik memang tidak sepopuler pupuk kimia yang beredar di pasaran. Permasalahan yang sering terjadi adalah minimnya warga yang memanfaatkan dengan benar pupuk organik dari kotoran hewan ternak.
Terkait kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro menyediakan posko pelayanan jika terdapat keluhan atau kendala mengenai pupuk bersubsidi. Masyarakat dapat menghubungi langsung melalui posko pelayanan di wilayah masing-masing.
Pupuk subsidi yang sulit didapat di berbagai wilayah di Jawa Timur, membuat petani cukup pusing. Apalagi ketika masuk musim tanam. Kondisi itu berlangsung beberapa bulan belakangan ini. Darul Mutakin (26) pemuda asal Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro mengajak warga untuk membuat pupuk organik.