Usulan RKB, Hanya Tiga Madrasah Disetujui
Tahun 2018 ini banyak madrasah yang mengajukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), namun hanya ada tiga madrasah yang disetujui.
Tahun 2018 ini banyak madrasah yang mengajukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), namun hanya ada tiga madrasah yang disetujui.
Pada tahun 2018 ini, tercatat ada 9.228 lembaga yang mengikuti akreditasi. Namun jumlah itu belum sepenuhnya bisa dilaksanakan akreditasinya tahun ini.
Momen bulan Ramadan ini dimanfaatkan oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Bojonegoro untuk sosialisasi pencegahan kekerasan anak.
Masih adanya kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, tentu menjadi perhatian tersendiri bagi dinas terkait. Untuk mengurangi dan meminimalisir terjadinya kekerasan kembali, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaunching Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga), Selasa (24/4/2018) di gedung Pusyan Gatra, Jalan Lettu Suwolo Kota Bojonegoro.
Selama 3 tahun terakhir, terhitung sejak tahun 2015 hingga 2017 korban kekerasan seksual mencapai 129 jiwa.
Ratusan siswa dan wali murid beserta guru se-Kecamatan Padagang dan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/4/2018) pagi berkumpul bersama. Kegiatan berlangsung di Masjid Besar Padangan dengan mengambil tema “Istighosah dan Parenting Education, serta komitmen bersama sukses UAMBD dan USBN tahun 2018 siswa-siswi kelas 6 se-Kecamatan Padagang dan Margomulyo”.
Lembaga Pendidikan mulai Raudhlotul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, tahun 2018 ini yang sudah masuk verifikasi pengajuan pembangunan lembaga pendidikan sebanyak 23 madrasah.
Seratusan madrasah mulai tingkat Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) pada tahun 2018 ini mengusulkan untuk akreditasi kembali.
Guna memberi kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melaunching 'Gerakan Desa Rasa Kota' di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Selasa (27/2/2018).
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih banyak terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Terbukti pada bulan Januari 2018 lalu, ada sebanyak 5 kasus KDRT menjadi penyebab retaknya rumah tangga. Hal itu sesuai data yang ada di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro.