Skip to main content

Category : Tag: Rb


Bahagia..! Marbot, Monita, dan Takmir Masjid di Bojonegoro Terima Insentif

Hingga akhir tahun 2025, Pemkab Bojonegoro telah mencairkan insentif bagi marbot dan modin wanita (Monita), serta takmir masjid. Bagi penerima, insentif tersebut bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian yang selama ini dijalankan dengan ikhlas di tengah masyarakat.

SDN Bakung Kanor Luncurkan Aplikasi SIMBA sebagai Langkah Digitalisaai Layanan Pendidikan

SDN Bakung Kanor, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi SD Negeri Bakung (SIMBA) pada 8 November 2025. Aplikasi ini menjadi tonggak baru digitalisasi layanan sekolah dasar di daerah tersebut. SIMBA dikembangkan sejak 29 September 2025 dan diselesaikan pada 6 November 2025, kemudian langsung diterapkan untuk seluruh warga sekolah dan wali murid.

Yudisium XII Institut Attanwir Bojonegoro: 151 Calon Sarjana Siap Mengabdi dengan Ilmu dan Akhlak

Suasana haru dan khidmat memenuhi Aula Institut Attanwir Bojonegoro pagi itu. Satu per satu calon sarjana dari tiga fakultas, yakni Tarbiyah, Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Dakwah-menyimak pembacaan surat keputusan kelulusan mereka. Sebanyak 151 mahasiswa resmi dinyatakan menyelesaikan seluruh proses akademik dalam Yudisium Program Sarjana XII Tahun Akademik 2024/2025.

5.900 Marbot, Modin Perempuan dan Ta’mir Masjid, Terima Insentif dari Pemkab Bojonegoro

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali meneguhkan komitmennya memberi penghargaan pada warga berperan menjaga kehidupan sosial dan keagamaan. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, ribuan marbot, modin perempuan, dan ta’mir masjid menerima bantuan insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.

SiLPA Bojonegoro Rp3 Triliun Jadi Antisipasi APBD Tahun 2026 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan pembangunan daerah akan tetap berjalan dengan baik. Adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA ) yang mencapai Rp 3 triliun di Tahun Anggaran (TA) 2025 menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempersiapkan kebutuhan anggaran di 2026. Kebijakan ini bentuk rencana dalam menyikapi transfer Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari pusat yang berkurang 30 persen dari APBD atau Rp 1,2 triliun.

Serapan APBD Bojonegoro Rendah

Ketua DPRD: Kita Dorong Agar Serapan Dipercepat

Soratan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dengan rendahnya serapan anggaran di APBD Bojonegoro ditanggapi serius oleh jajaran DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Serapan APBD Bojonegoro Rendah

Menteri Keuangan Purbaya Soroti Dana Rp3 Triliun di Pemkab Bojonegoro

Besarnya dana yang masih mengendap di APBD Bojonegoro disorot tajam oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Bahkan, ia mengkritik tajam terhadap fenomena dana daerah yang mengendap dalam jumlah besar di akhir tahun anggaran.