Polres Imbau Masyarakat Waspada Kejahatan Jelang Ramadan
Menjelang bulan suci Ramadan 1438 H , Polres Bojonegoro mengimbau masyarakat luas untuk bersikap lebih waspada guna meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan.
Menjelang bulan suci Ramadan 1438 H , Polres Bojonegoro mengimbau masyarakat luas untuk bersikap lebih waspada guna meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan.
Alumni STIE Cendekia tahun 2014 belajar kewirausahaan di rumah Sutrisno yang akrab dipanggil Pak Tris di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro , Rabu (10/5/2017).
Sebagai modal bersaing untuk mencari kerja atau untuk berwirausaha, sebanyak 20 pemuda yang berasal dari empat desa di Kecamatan Purwosari, Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro telah mengikuti program Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan Industri Migas yang diselenggarakan Pertamina EP Cepu (PEPC).
Aksi dan sepak terjang TW (47) didunia perjudian berakhir. Pasalnya, pria yang beralamatkan di Desa Ngracang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro tersebut diringkus unit Reskrim Polsek Tambakrejo.
Masyarakat harus mewaspadai aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya sebuah mobil dipecah kaca saat diparkir di Jalan AKBP M Suroko, Selasa (9/5/2017), akibatnya uang Rp50 juta di dalamnya raib dibawa pelaku.
Menyusul rencana dibubarkannya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro mendukung hal itu.
Seorang pria gangguan jiwa ditemukan tewas gantung diri, Selasa(9/5/2017) tadi. Pria tersebut adalah Ngasiran (43) warga Desa Cendono RT.010/RW.02, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Korban meninggal gantung diri di dalam rumahnya.
Program Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan Industri Migas, yang diprakarsai oleh Pertamina EP Cepu (PEPC), bagi para pemuda dari desa sekitar operasi JTB, pada Selasa (09/05/2017) pagi ini, secara seremonial ditutup.
Minimnya pemimpin perempuan membuat Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PMII Cabang Bojonegoro tergerak. Sehingga organisasi mahasiswa perempuan PMII itu ingin mencetak pemimpin perempuan, salah satunya dengan membekali kader dengan kemampuan memimpin melalui public speaking dan inner beauty.
Mahir dalam Bahasa Inggris memang menjadi keinginan banyak orang. Apalagi saat bisa berbicara dengan lancar dan bisa merebut juara I di dalam dua ajang perlombaan sekaligus.