Tradisi Slametan Warga Ngelo, Awali Pembangunan Instalasi Air Bersih
Cahaya mentari di Dusun Jipangulu, Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro sedang cerah. Rabu pagi (2/10/2024) sejumlah warga berduyun-duyun ke dekat makam.
Cahaya mentari di Dusun Jipangulu, Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro sedang cerah. Rabu pagi (2/10/2024) sejumlah warga berduyun-duyun ke dekat makam.
Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, ratusan warga di Kabupaten Bojonegoro ramai-ramai mendatangi Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro untuk mengajukan cerai terhadap pasangannya.
Bulan Rajab selalu disambut gembira dan suka cita oleh umat Islam. Salah satunya, HMP PAI UNUGIRI berkolaborasi dengan Sanggar Amreta Tisna Aksara Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, menggelar santunan anak yatim piatu dan doa bersama, Minggu (21/1/2024).
Sendang adalah sumber mata air alami berbentuk kolam yang biasanya berlokasi di daerah pegunungan atau perbukitan dan disakralkan oleh masyarakat.
Sanggar Amreta Trisna Aksara yang ada di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro yang didirikan oleh seorang pemuda desa, dijadikan rujukan sumber inspirasi dalam hal dedikasi serta pengabdian kepada masa depan generasi penerus bangsa.
Suasana yang sejuk saat memasuki kawasan yang disebut Sendang Sampang, letaknya berada di Dukuh Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Pohon besar dengan akar yang menjulang, sangat jelas menunjukkan betapa tuanya usia kawasan tersebut.
Jito salah satu warga Desa Buntalan, Kecamatan Temayan, Kabupaten Bojonegoro menceritakan dalam waktu dua Minggu ini warga disibukkan dengan panen jagung, hampir mayoritas petani panen jagung khusus warga Dukuh Buntalan. Meskipun lahan yang ditanami jagung terpisah kalau perkiraan sawah yang ditanami kurang lebih sekitar setengah hektar.
Supangat salah satu warga Desa Buntalan, Kecamatan Temayan, Kabupaten Bojonegoro ia seorang pensiunan TNI Angkatan Darat. Di masa-masa pensiunnya bergerak di bidang arkeologi, sehingga pada tahun 2010, yang lalu ia menemukan berbagi macam fosil di Kabupaten Bojonegoro khusus di kawasan selatan.
Mayoritas desa di dalam Kabupaten Bojonegoro memiliki dukuh yang lebih dari dua dukuh. Salah satunya berada pada Desa Buntalan, yaitu Dukuh Sampang dan Dukuh Buntalan, menurut sumber dari salah satu tokoh yang bergabung pada pemerintahan Bojonegoro Mbah Supangat mengungkapkan bahwa dikarenakan Dukuh Buntalan lebih tua dari pada Dukuh Sampang sehingga dipergunakan sebagai nama desa. Dalam sejarah dukuh berarti rukun warga ( RW), akan tetapi masyarakat tetap menggunakan kata dukuh dalam suatu wilayah desa.
Sebelum memulai usaha, salah satu warga Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Mahfud pernah bekerja di pabrik besar di Kota Surabaya. Kurang lebih sepuluh tahun yang lalu. akan tetapi setelah dia pikir-pikir daripada kerja di pabrik mendingan kerja sendiri, tepat sepuluh tahun yang lalu memberanikan diri buka usaha tas kecil-kecilan di rumah. Meskipun Lika likunya usaha tidak perlu diceritakan akan tetap berkat kesabaran, ketekunan sampai sekarang usaha tetap berjalan.