Dramatis 5 Set: Popsivo Polwan Juara 3 Proliga 2026, Singkirkan Electric PLN Mobile
Jakarta Popsivo Polwan kalahkan Electric PLN / @mojisports_

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Partai hari kedua Bronze Final Proliga 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, tepatnya di GOR Amongrogo, Rabu (22/4/2026) mempertandingan Jakarta Electric PLN Mobile melawan Jakarta Popsivo Polwan.

Electric PLN harus membalas kekalahan dari Popsivo Polwan dengan skor 0-3 (20-25, 22-25, 21-25) kemarin malam jika ingin tetap melanjutkan ke pertandingan ketiga. Namun, lagi-lagi Ersandrina Devega dan kawan-kawan harus mengubur mimpi karena kalah lagi dengan dramatis 2-3 (25-19, 22-25, 25-20, 16-25, 8-15).

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]

Set pertama dimulai, saling serang terjadi, dan kejar mengejar poin tak terelakkan. Electric PLN menyerang dengan kekuatan Neriman Ozsoy dan Kara Bajema, sedangkan Popsivo mempunyai Yonkaira Pena dan Smarzek. Set pertama dimenangkan Electric PLN dengan skor 25-19.

Unggul 1-0 membuat Neriman Ozsoy dan kawan-kawan terus menyerang. Namun, Chelsa Berliana Nurtomo dan kawan-kawan cukup kuat bertahan. Beberapa kali terlibat poin kritis dan Popsivo bisa bangkit dan akhirnya memenangkan set dengan skor 22-25.

Baca Juga: WANGINEM PARFUME, ELEGAN, MEGAH DAN WANGINYA ABADI https://www.blokbojonegoro.com/2026/04/14/terbaru-wanginem-parfum-elegan-yang-megah-dan-harumnya-abadi]

Skor 1-1 membuat pertandingan set ketiga menjadi seru. Electric PLN Mobile yang dalam tekanan menyerang membabi buta. Poin demi poin berhasil diraih. Popsivo Polwan tak kalah garang menyerang. Electric PLN kembali menang dengan skor 25-20.

Electric PLN unggul 2-1, dan set ke empat berlangsung lebih hati-hati di awal. Popsivo Polwan yang tertinggal, mulai mencoba bangkit dan melancarkan serangan bertubi-tubi. Akhirnya Gendis Azzahra dan kawan-kawan menang dengan skor 16-25.

Skor 2-2 memaksa pertandingan harus diperpanjang di set kelima. Kedua tim sama-sama mengerahkan tenaga tersisa, karena, poin demi poin dikumpulkan cukup ketat. Akhirnya Popsivo Polwan semakin menjauh dan menutup set dengan telak 8-15. [mad]