Skip to main content

Category : Tag: Timur


Kacabdindik Wilayah Bojonegoro Berganti, Hidayat Rahman Pamit dan Agus Hariyono Siap Lanjutkan Tugas

Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai acara pamit purna tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Hidayat Rahman, sekaligus serah terima jabatan eselon III Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro. Acara yang dihadiri oleh segenap Kepala SMA, SMK baik Negeri maupun Swasta beserta PKLK se-Bojonegoro dan Tuban, dipusatkan di Gedung Aula SMKN 2 Bojonegoro, Selasa (31/3/2026).

Berita Foto

Pisah Sambut Kepala SMKN 5 Bojonegoro

Bertempat di Laboratorium Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKN 5 Bojonegoro, Senin (30/3/2026), digelar prosesi pisah sambut kepala sekolah, dari Mulyono, M.M.Pd., Kepala SMKN Dander, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) kepada Ana Dwi Setyo Lestari, S.Kom., M.Pd.

SMKN 5 Bojonegoro

Kepsek SMKN 5 Bojonegoro Ditetapkan, Perkuat Layanan Pendidikan Berbasis Nilai ASN

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Laboratorium Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKN 5 Bojonegoro pada Senin (30/3/2026). Di tempat inilah prosesi pisah sambut kepala sekolah digelar, menandai berakhirnya masa tugas Mulyono, M.M.Pd., Kepala SMKN Dander, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 5 Bojonegoro dan dimulainya kepemimpinan baru oleh Ana Dwi Setyo Lestari, S.Kom., M.Pd.

Wakil Ketua DPRD Jatim Ingatkan WFH ASN Jangan Sekadar Simbolik

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyoroti efektivitas kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kebijakan tersebut patut diapresiasi sebagai langkah adaptif di tengah ancaman krisis energi global. Sri Wahyuni menilai, respons Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunjukkan kepekaan pemerintah daerah terhadap isu strategis yang sedang berkembang.

1.746 CJH Bojonegoro Tetap Berangkat Sesuai Jadwal, Kemenhaj Pastikan Aman

Sebanyak 1.746 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap berangkat ke Tanah Suci pada awal Mei 2026. Keberangkatan ribuan jamaah tersebut disebut tidak terdampak oleh situasi geopolitik yang tengah berkembang dan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.