Waspada Corona, Jangan Panik
Tambahan 1 Lagi, Ada 50 Positif Covid-19 di Bojonegoro
Jumlah orang positif Covid-19 di Bojonegoro terus bertambah. Hingga Rabu (27/5/2020) ada tambahan 1 orang positif Covid-19, sehingga jumlah kumulatif ada 41 orang.
Jumlah orang positif Covid-19 di Bojonegoro terus bertambah. Hingga Rabu (27/5/2020) ada tambahan 1 orang positif Covid-19, sehingga jumlah kumulatif ada 41 orang.
Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bojonegoro,kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro serahkan 37 paket Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk tenaga medis dalam upaya penanganan terhadap pasien Covid-19, Rabu, (27/5/2020).
Temuan kasus positif virus corona di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami peningkatan, hal itu menjadi cerminan perlu adanya langkah nyata penanganan Covid-19. Sehingga keberadaan Kampung Tangguh program Kapolda Jawa Timur, harus segera dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres, baik Bojonegoro maupun Tuban.
Pemkab Bojonegoro, melalui Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19, bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Selasa tadi telah melakukan Rapid Tes di Supermarket Bravo, KDS dan juga di Pabrik Rokok Sampoerna Padangan. Dari keseluruhan rapid tes yang dilakukan di 3 tempat tadi semua hasilnya non reaktif.
Puluhan karyawan supermarket di Bojonegoro jalani rapid tes Covid-19, Selasa (26/5/2020).
Setelah kemarin tambahan 2 positif Covid-19, di Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020) ada tambahan lagi 1 orang.
Meskipun ada himbauan untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah, namun di masjid Misbahul Munir Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro tetap menggelar salat di masjid.
Salah satu ritual yang rutin dilakukan warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, setelah salat Idul Fitri. Yakni ke makam atau kubur. Tampak puluhan warga mengirim doa untuk keluarga yang sudah meninggal dunia, Minggu (24/5/2020) pagi.
Perkembangan informasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Bojonegoro, Sabtu (23/5/2020) ada tambahan 2 orang yang positif Covid-19.
Dampak pandemi virus Covid-19 hampir merata di semua Negara dan wilayah. Tidak mengenal batas wilayah dan obyeknya. Setiap daerah/wilayah, setiap orang tidak ada yang aman dan imun terhadap potensi serangan Covid-19 termasuk Bojonegoro dan Tuban.