Prestasi di dunia pariwisata Bojonegoro kembali ditambah. Kali ini, Puguh Andhi Setiawan putra Bojonegoro yang mewakili Provinsi Jawa Timur di ajang Putra-Putri Pariwisata Nusntara mencetak prestasi yang membangakan di acara yang diselenggarakan Kemarin, Jumat (5/7/2017) di gedung Septa Pesona, Kementrian Pariwisata RI.
Tak banyak yang tahu lantaran belum mendapatkan perhatian dari pemerintah, sumber air hangat yang berada di Dusun Jumblangjati, Desa Krondonan, Kecamatam Gondang, Kabupaten Bojonegoro, selain bisa dijadikan salah satu destinasi wisata untuk berlibur, ternyata air yang ada di tempat tersebut dipercaya bisa menyembuhkan penyakit, terutama gatal-gatal.
Liburan sekolah banyak dimanfaatkan keluarga untuk mengajak anaknya mengunjungi tempat wisata. Salah satunya seperti di tempat agrowisata Kebun Belimbing yang berada di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.
Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, baik destinasi budaya, destinasi buatan maupun destinasi alam, beberapa destinasi wisata ini masih menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar dari Bojonegoro.
Sebagai daerah penyandang kawasan agropolitan bersama dengan dua kecamatan lainnnya,Yakni Kecamatan Kapas dan Kalitidu, Kecamatan Dander akan membuka wisata baru berbasis kebun buah di Desa Kunci dan Desa Sumberarum.
Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya. Untuk itu pada tulisan kali ini saya menawarkan tiga pilar yang nantinya dapat dijadikan sebagai penopang Kabupaten Bojonegoro agar semakin matoh. Pilar tersebut yaitu:
Pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun tempat destinasi wisata Air Terjun Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Bojonegoro, beberapa Minggu yang lalu, tepatnya Sabtu (1/4/2017), hingga kini perbaikan terus dilakukan.
Kedatangann pengunjung pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun destinasi wisata Air Terjun Kedungmoar beberapa pekan yang lalu, kini kondisi tersebut tampak sepi.
Daerah Atas Angin, selalu memberikan manfaat bagi warga setempat. Baik sebelum menjadi tempat wisata hingga saat ini. Dulu sebelum diresmikanya Wisata Negeri Atas Angin pada tanggal 1 Januari 2015, masyarakat setempat pernah membabat lahan Perhutani di tempat tersebut untuk ditanami jagung dan tanaman lainya.