Tenggelam, Dua Anak SD Meninggal
Rencana Main Ramai-ramai Bersama Teman
Dua korban tenggelam di cek dam , sebenarnya berencana mengajak teman-temanya untuk bermain di sana. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, hanya 3 anak yang berangkat ke lokasi.
Dua korban tenggelam di cek dam , sebenarnya berencana mengajak teman-temanya untuk bermain di sana. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, hanya 3 anak yang berangkat ke lokasi.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Supriyo dan Mochtar, bapak dari dua anak korban tenggelam di cekdam yang ada di perbatasan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas dan Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro.
Kabar duka mengagetkan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/10/2018). Pasalnya dua anak SD meninggal dunia karena tenggelam saat main air di cekdam yang ada di daerah setempat, diduga karena mereka tidak bisa berenang.
Nasib nahas dialami dua anak SD asal Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/10/2018). Pasalnya kedua meninggal dunia lantaran tenggelam, diduga saat bermain di sungai sekitar belakang Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro.
Melukis dan mewarnai gambar di atas gabus menjadi daya tarik tersendiri bagi anak untuk melatih tangan kreatif serta mengembangkan imajinasi dalam seni lukis. Hal itu bisa membuat anak senang atas hasil kreasi itu bisa dibawa pulang saat usai mewarnai.
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bojonegoro kini diubah menjadi Pusat Pelayanan Terpadu Pelindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Hal itu telah disosialisasikan saat acara rapat Program Kerja P3A di kantornya, Jalan Pahlawan, Selasa (23/10/2018).
Angka menikah usia di bawah 20 tahun 2018 ini mencapai 13,5 persen angka tersebut meningkat jika dibandingkan pada tahun 2017 lalu, yakni berada diangka 11,8 persen dari jumlah seluruh perkawinan.
Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana adakan workshop bagi hakim agama dan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan perkawinan anak. Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 09 sampai 10 Oktober 2018 di Aula Batik Madrim, Kabupaten Bojonegoro.
Anak yang terlalu pemilih dan hanya mau makan dengan makanan yang itu-itu saja disebut juga dengan picky eater. Jika kemauannya selalu dituruti bisa berpengaruh pada kurangnya asupan nutrisi. Picky eater lebih sering terjadi pada anak usia prasekolah atau balita. Di usia tersebut, anak mengalami perkembangan psikis menjadi lebih mandiri, dapat berinteraksi dengan lingkungannya, serta lebih mengekspresikan emosinya.
Sejak Selasa (25/9/2018), Debby Intan (16) pergi dari rumahnya yang terletak di RT 01 RW 01, Desa Caruban, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro tanpa sebab pasti, bocah kelas X SMP Kanor itu hingga kini tidak diketahui keberadaannya.