#WayaheNgaji
Hukum Belajar Agama dari Google
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji. Wayahe ngaji ini disampaikan oleh Rektor Kampus UNUGIRI Bojonegoro, Ustadz Dr.H.M. Ridlwan Hambali, Lc.,MA. Dengan #wayahengaji ini semoga bulan ramadan tahun ini kita benar-benar mendapatkan berkah.
ulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji. Wayahe ngaji perdana ini disampaikan oleh Rektor Kampus UNUGIRI Bojonegoro, Ustadz Dr.H.M.Ridlwan Hambali, Lc.,MA. Dengan #wayahengaji ini semoga bulan ramadan tahun ini kita benar-benar mendapatkan berkah.
Banyak apresiasi yang diberikan oleh netizen dalam komentar di video berjudul VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU yang ada di Channel YouTube blokBojonegoroTV. Selain apresiasi, ada juga perdebatan terkait siapa yang pertama kali memviralkan jargon 'Wayahe...wayahe..."
Jargon 'Wayahe...wayahe....' yang diteriakkan salah satu penjual pentol asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Ngadino warga Desa Ngrandu Kecamatan Kedungadem terus menyebar ke berbagai kota.
Adanya media sosial (medsos) sangat membantu penyebaran informasi dan bisa membuat apa saja bisa jadi viral atau populer. Akhir-akhir ini, salah satu penjual pentol asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Ngadino warga Desa Ngrandu Kecamatan Kedungadem tengah menjadi perbincangan khalayak umum di media sosial baik facebook, whatsapp, instagram maupun Youtube.
Adanya media sosial (medsos) sangat membantu penyebaran informasi dan bisa membuat apa saja bisa jadi viral atau populer.
Unik, lucu dan terkenal belakangan ini. Yakni "Pentol Sejati" tetot... tetot... wayahe... wayahe... Maksudnya "Wayahe-wayahe" itu teriakan wayahe mentol atau waktunya makan pentol. Inspirasi "Pentol Sejati" karena agar berbeda, karena kebanyakan nama angka dan orang. Teriak yang dilakukan identik dengan ajakan untuk membeli dan makan pentol yang pedagang ini jual.