Mewabahnya PMK Iringi Turunnya Harga Sapi di Pasar Hewan Bojonegoro
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kian mewabah di Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut, membuat harga pasaran sapi di Pasar Hewan Bojonegoro ikut turun drastis.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kian mewabah di Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut, membuat harga pasaran sapi di Pasar Hewan Bojonegoro ikut turun drastis.
KH. Ahmad Bahauddin Nursalim, nama lengkapnya. Sosok teladan satu ini lebih dikenal sebagai Gus Baha. Lahir 29 September 1970), adalah penceramah yang berasal dari Kragan, Rembang. Gus Baha menikah dengan Ning Winda asal Pesantren Sidogiri Pasuruan.
Dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkit sapi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Bojonegoro.
Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, ketika musim hujan kebanyakan disertai dengan petir atau kilat yang menyambar-nyambar. Sehingga, bagi masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan harus tahu trik menghindarinya.
Sampai seminggu setelahnya, ribuan pengunjung membludak untuk melihat dari dekat keindahan Masjid Wisata Religi Margomulyo yang terletak di tepi jalan nasional Bojonegoro-Ngawi tersebut. Perlu diketahui, Kecamatan Margomulyo sebelumnya telah kondang atau terkenal dengan wisata budaya, karena adanya peninggalan Suku Samin. Tepatnya, lewat ajaran-ajaran luhur Mbah Samin Surosentiko yang masih lestari.
Informasi blokBojonegoro.com, Selasa (24/12/2024), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, hari ini diprediksi wilayah Bojonegoro tidak ada hujan petir.
Bengawan Solo yang melintasi belasan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan tren naik. Bahkan, laporan terkini menunjukkan Siaga 1 (Hijau).
Sempat surut cukup tajam, sejak semalam kenaikan debet air Bengawan Solo meningkat sangat cepat. Bahkan, tidak sampai 12 jam, kenaikan sampai 1 meter.
Mengasah kemampuan berbicara Bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan menjadi fokus dalam pelatihan bertajuk "Brave to Speak Up". Program yang berlangsung di kawasan hutan wisata Kokobo Dander, Kabupaten Bojonegoro ini menjadi langkah nyata dalam membekali generasi muda dengan keterampilan berbahasa Inggris sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan.
Sempat naik cukup signifikan sejak semalam, tepat pukul 15.00 WIB, air di Bengawan Solo tampak mulai turun. Hal itu terlihat dari papan pantau di Kota Bojonegoro yang ada penurunan sekitar 2 centimeter.