Bojonegoro Siaga Banjir
Kapolres dan Dandim Patroli Berikan Bantuan Sembako
Kapolres bersama Dandim 0813 dan Wakapolres serta anggota Tim Taktis Sabhara patroli ke lokasi terdampak banjir di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/2/2018).
Kapolres bersama Dandim 0813 dan Wakapolres serta anggota Tim Taktis Sabhara patroli ke lokasi terdampak banjir di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/2/2018).
Hingga siang ini, Sabtu (24/2/2018), para pengungsi korban banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Kota Bojonegoro belum diperbolehkan pulang, meski Tinggi Muka Air (TMA) terpantau berangsur turun dari Siaga III menjadi Siaga II. Disamping itu pemukiman para pengungsi hingga saat ini juga masih tergenang banjir.
Mulai dini hari, Tinggi Muka Air (TMA) di Bojonegoro mulai menunjukkan tren turun. Meski begitu kondisi saat ini masih siaga kuning atau II.
Luapan air Bengawan Solo yang menggenangi rumah warga Desa Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander, tak membuat warga khawatir. Pasalnya dua desa tersebut sudah menjadi langganan banjir karena dekat dengan bengawan solo.
Air yang membanjiri kawasan Agrowisata Kebun Belimbing, Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, akibat Bengawan Solo meluap, tak mengganggung aktivitas yang ada di wisata tersebut.
Akibat Bengawan Solo meluap, proyek pembangunan groundsill di Bendungan Gerak Desa Ngringenrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dihentikan sementara, lantaran terendam banjir.
Luapan banjir Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro terus meluas. Data sementara dari BPBD setempat mencatat banjir telah menggenangi 1.225 rumah warga di 25 desa, enam kecamatan yakni Padangan, Kalitidu, Kapas, Trucuk, Kota, Balen dan Kanor.
Lahan yang ditanami buah belimbing dan jambu kristal terendam banjir di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kota Bojonegoro. Saat banjir menggenangi lahan tersebut, tampak petani sedang memanen jambu kristal yang ia tanam.
Luapan air dari bengawan solo mengakibatkan ratusan rumah warga di dua desa yakni Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro terendam, dengan ketinggian air bervariasi.
Jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diminta tetap masuk pada hari libur Sabtu dan Minggu, untuk bersiaga dalam menghadapi banjir Bengawan Solo. Instruksi tersebut disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto