Kejaksaan Negeri Bojonegoro Musnahkan 81 Barang Bukti dan Lelang Rampasan
Kejaksaan Negeri Bojonegoro memusnahkan barang bukti 81 perkara tindak pidana umum dan ringan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).
Kejaksaan Negeri Bojonegoro memusnahkan barang bukti 81 perkara tindak pidana umum dan ringan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).
Masuk pada akhir bulan November tahun 2021, Kantor Pos Indonesia Cabang Bojonegoro mengalami peningkatan dalam hal pengiriman. Pada pengiriman paket akhir bulan ini disebutkan didominasi oleh paket barang.
Menjelang idul Fitri 1442 H, beberapa jasa ekspedisi atau pengiriman barang meningkat. Seperti jasa ekspedisi J&T atau juga JNE yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Pelepah pisang sering kita temui di sekitar pekarangan rumah. Namun tak banyak orang tau, bahwa pelepah pisang dapat dimanfaatkan menjadi beberapa barang kerajinan yang dapat menghasilkan uang.
Menjelang natal dan tahun baru, kini jsa ekspedisi J&T dan JNE meningkat pesat. Terlihat dalam ruangan gudang J&T dan JNE yang tak pernah sepi akan meluapnya barang. Membuat gudang kantor penuh dengan pemandangan barang yang harus dikirimkan.
Menjelang akhir tahun 2020 ini, Kantor Pos Indonesia Cabang Bojonegoro pengirimannya terbanyak yaitu barang. Peningkatan pengiriman barang yang begitu meledak, membuat kantor pos Bojonegoro ini didominasi oleh barang.
Tak seperti biasanya pemandangan di Kantor Pos Indonesia cabang Bojonegoro. Tidak seperti hari sebelum nya, menjelang akhir tahun ini pengiriman lewat kantor pos meningkat.
Usai momen Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro terpantau beragam, Senin (4/8/2020).
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, memusnahkan barang bukti dari hasil pengamanan obat terlarang dan tindak pidana umum lainnya yang telah berkekuatan hukum tetap, di halaman Kantor Kejari Bojonegoro, Senin ( 20/7/2020) sore.
Proyeksi permintaan pembiayaan melalui gadai usai Lebaran tahun ini kembali menguat. Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang kembali melakukan transaksi gadai pasca lebaran kemarin.