Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan kerap muncul ketika kondisi tubuh mulai menurun. Banyak orang masih menganggap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum diperlukan selama tubuh sehat. Padahal, risiko sakit bisa datang kapan saja dan biaya pengobatan tidaklah sedikit.
Hal itu pernah dirasakan oleh Tanti (18), warga Desa Grabagan, Kabupaten Tuban. Sebagai peserta aktif JKN, ia mengaku merasakan langsung manfaat besar dari program tersebut bagi dirinya dan keluarga.
“Alhamdulillah, saya dan keluarga telah terdaftar menjadi peserta JKN. Saya merasakan sendiri manfaatnya sangat besar. Jika terjadi sakit, kami sekeluarga tidak perlu khawatir lagi,” ungkap Tanti, Jumat (8/5/2026).
Menurut Tanti, pelayanan JKN saat ini jauh lebih mudah dan cepat dibanding yang dibayangkan banyak orang. Ia mencontohkan pengalamannya ketika mengantar anggota keluarga berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Beberapa waktu yang lalu, saya mengantar keluarga berobat di faskes tingkat pertama. Ternyata dengan hanya menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja sudah langsung dilayani,” ujarnya.
Tidak hanya saat sakit, Tanti juga menilai layanan JKN memberikan perlindungan kesehatan melalui upaya promotif dan preventif. Menurutnya, keberadaan JKN menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
“Beruntung sekali menjadi peserta JKN. Sebelum dan sesudah sakit pun, layanannya tetap memberikan perlindungan. JKN tidak hanya berfungsi saat seseorang sakit berat saja. Upaya promotif dan preventifnya benar-benar telah saya dan keluarga rasakan,” ulasnya.
Sebagai peserta aktif, Tanti juga rutin membayar iuran setiap bulan agar status kepesertaannya tetap aktif. Ia menilai prinsip gotong royong yang diterapkan dalam program JKN sangat membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak.
“Saya sendiri disiplin dalam memenuhi kewajiban (membayar iuran) ini. Saya percaya bahwa hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal tidak bisa dipisahkan dari kewajiban yang dijalankan,” terangnya.
Tanti mengajak masyarakat agar tidak menunda menjadi peserta aktif JKN. Menurutnya, perlindungan kesehatan perlu dipersiapkan sejak dini untuk menghindari beban ekonomi yang besar ketika sakit datang.
“Pengalaman saya menjadi pengingat bahwa lebih baik bersiap sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. Jangan menunggu sakit baru menyadari pentingnya perlindungan kesehatan,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published