97 Peserta Siap Ikuti Pawai Budaya
Pawai budaya 2018 dalam rangka menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun dipastikan berlangsung meriah, karena bakal diikuti puluhan peserta mulai dari tingkat PAUD hingga SMA maupun umum.
Pawai budaya 2018 dalam rangka menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun dipastikan berlangsung meriah, karena bakal diikuti puluhan peserta mulai dari tingkat PAUD hingga SMA maupun umum.
Seperti yang terjadi setiap tahun, untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Bojonegoro digelar Pawai Budaya. Dari acara tahunan tersebut, para pemilik sewa baju karnaval pun mendapat keuntungan yang melimpah.
Ratusan peserta karnaval atau pawai budaya tingkat TK hingga SMA dan Umum hari ini akan mengambil nomor urut tampil. Pengambilan nomor di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro sekaligus untuk memastikan jumlah peserta.
Pada tahun 2018 ini, Madrasah yang berada di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro memperboleh madrasah baik mulai dari MI hingga MA ikut turut serta dalam memeriahkan pawai budaya dalam rangka menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun.
Pendaftaran peserta pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-341 bulan Oktober tahun 2018 ini, masih terus dibuka oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro hingga 9 Oktober pukul 13.00 Wib.
Kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terhadap kesenian tradisional di Kota Ledre tidak diragukan lagi.
Ratusan peserta karnaval atau pawai budaya hingga saat ini sudah melakukan pendaftaran di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro . Namun panitia masih membuka pendaftaran sampai tanggal 9 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB.
Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73. Pemerintah Desa Kandangan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menggelar pawai Budaya yang diikuti oleh seluruh masyarakat desa. Berangkat dari alun-alun desa setempat. Ratusan peserta pawai budaya dengan berpakaian ala suku, agama, kerajaan Indonesia ataupun menggunakan simbol hewan yang tampil memukau di hadapan ratusan penonton.
Kirab ritual dan budaya dalam rangka memeriahkan hari kebesaran Y.M. Kongco Hok Tik Tjing Sien yang diselenggarakan TITD Hok Swie Bio (HSB), Minggu (30/9/2018) benar-benar semarak. Bahkan, warga yang menonton tak henti-hentinya mengabadikan setiap momen.
Pelaksanaan pawai budaya yang diselenggarakan tahun 2018 ini memang berbeda, pasalnya setiap peserta yang mengikuti harus mengusung konsep tema budaya lokal Bojonegoro. Oleh karenanya, pada saat pendaftaran seluruh calon peserta pawai budaya harus menyerahkan konsep narasi terlebih dulu, kemudian ditentukan bisa lolos verifikasinya.