DBH SDA Bojonegoro
6 Tahun Terakhir, Inilah Pendapatan DBH Sumber Daya Alam Bojonegoro
Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah penyumbang energi nasional, mempunyai Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) relatif cukup tinggi.
Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah penyumbang energi nasional, mempunyai Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) relatif cukup tinggi.
President Director (Presdir) PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, disertai Pimpinan Komisi 7 DPR RI Ridwan Hisjam melakukan audiensi dengan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asset 4 General Manager Agus Amperianto, VP Legal Relation Edy Sunaedy, Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyar dan Assisten Dua Pemkab Bojonegoro Setyo Yuliono.
Rincian alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Povinsi/Kabupaten/Kota tahun anggaran (TA) 2019 sudah keluar. Besaran DBH Migas Kabupaten Bojonegoro tertinggi se-Jawa Timur (Jatim).
Harga minyak dunia yang masih cenderung tinggi hingga akhir tahun 2018, membuat penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Kabupaten Bojonegoro dari Pemerintah Pusat cukup besar. Totalnya sekitar Rp2,284 triliun.
Dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, baru ada 6 kecamatan yang mengajukan pencairan Dana Anggaran Khusus (DAK) Pendidikan yang berasal dari Dana Bagi Hasil Migas (DBH) Migas untuk siswa SMA sederajat.