Komisaris Pertamina Patra Niaga Salurkan Alsintan Listrik untuk Petani Bali, Perkuat Desa Energi Berdikari
Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso mencoba langsung alsintan listrik jenis perontok padi yang diberikan kepada petani di Bali (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Upaya mendorong kemandirian energi sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian terus dilakukan PT Pertamina Patra Niaga. Melalui Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari di Denpasar, Bali, perusahaan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis listrik untuk mendukung aktivitas petani sekaligus memperkuat pemanfaatan energi bersih di tingkat desa.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, didampingi Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Wanti Waranei F. Mamahit, pada Senin (3/8/2026). Paket bantuan meliputi tiga unit traktor listrik dan satu unit mesin perontok padi (dores) listrik.

Sabar mengatakan, Pertamina Patra Niaga tidak hanya berkomitmen menghadirkan akses energi bagi masyarakat, tetapi juga memastikan energi tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

"Kami berharap alsintan ini dapat membantu kegiatan operasional petani, mempercepat pengolahan lahan dan hasil pertanian, serta mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat," ungkapnya.

Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari merupakan binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai. Kelompok ini beranggotakan sekitar 35 orang yang bergerak di sektor pertanian, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan ekowisata berbasis masyarakat.



Beragam komoditas dibudidayakan oleh kelompok tersebut, mulai bawang, cabai, tomat, aneka sayuran, bunga telang, hingga budidaya ikan lele yang diolah menjadi produk bernilai tambah sebagai sumber pendapatan masyarakat.

Tak hanya fokus pada pertanian, kelompok Uma Palak Lestari juga mengembangkan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Si Uma. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas produktif, termasuk penerangan jalan usaha tani sehingga kegiatan pertanian dapat berlangsung lebih efektif.

Koordinator Program Uma Palak Lestari, Wayan Segadanom, menyambut baik bantuan alsintan listrik yang diberikan Pertamina Patra Niaga. Menurutnya, peralatan tersebut akan meningkatkan efisiensi kerja petani.

"Dengan tambahan alat ini, pengolahan tanah yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat menjadi lebih cepat. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi waktu dan biaya pengolahan lahan sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efektif," katanya.

Hal serupa diungkapkan Sandi, salah seorang petani penerima manfaat. Ia menilai berbagai program yang dijalankan Pertamina Patra Niaga telah membantu memperlancar aktivitas pertanian masyarakat.

"Dukungan Pertamina untuk para petani di sini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan bantuan traktor, perbaikan jalan, serta perbaikan pengairan yang sangat membantu kegiatan pertanian sehari-hari," ujarnya.

Melalui Program Desa Energi Berdikari, Pertamina Patra Niaga terus mendorong pemanfaatan energi bersih sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). [feb/mad]