2018, Semua Desa Harus Aplikasikan SisKeuDes
Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan Percepatan Implementasi SisKeuDes (Sistem Keuangan Desa) di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (29/11/2017).
Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan Percepatan Implementasi SisKeuDes (Sistem Keuangan Desa) di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (29/11/2017).
Hujan yang turun sejak maghrib tak menjadi halangan bagi Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro untuk melantik 5 perangkat desa baru.
Warga di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro merasa resah, karena sampah yang menumpuk di kali yang ada di daerah setempat. Sampah rumah tangga yang menumpuk itu dianggap kiriman dari hulu yang melewati beberapa desa di sepanjang sungai.
Pasca dua Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bojonegoro ditahan Polres Bojonegoro, atas dugaan penipuan dan penggelapan dalam pengisian perangkat desa kemarin. Untuk menentukan langkah selanjutnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menunggu surat resmi.
Sebanyak 4 perangkat desa baru di Desa Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro resmi dilantik dan dikukuhkan di balai desa setempat, Jumat (17/11/2017) malam.
Meskipun proses seleksi pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro sudah selesai dilaksanakan 23 hari yang lalu, tepatnya tanggal 26 Oktober 2017. Namun dari 394 desa yang melaksanakan pengisian perangkat desa tersebut, baru 43 desa yang sudah melantik perangkat terpilih.
Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Dander, ternyata meluber hingga di Kecamatan Sukosewu, Kamis (16/11/2017). Bahkan, jalan desa dan lahan persawahan juga tergenang air.
Usai terjangan banjir bandang dengan ketinggian sepinggang orang dewasa, kini sejumlah warga sudah membersihkan bekas terjangan air bah tersebut.
Aliran air yang deras dari hutan yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, menerjang 3 desa di wilayah Dander, salah satunya Desa Kunci.
Setelah turunnya izin dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, terkait pemeriksaan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, kini Polres Bojonegoro akan segera menindaklanjuti surat tersebut. Rencananya dua anggota legislatif yang diduga menemui pihak ketiga yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk membuat soal pemilihan perangkat desa serentak beberapa waktu lalu itu, yaitu Univeritas Negeri Semarang (UNNES), akan menjalani pemeriksaan, Kamis (16/11/2017).