Setelah masa kepengurusan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro 2014-2018 habis, organisasi kepemudaan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda), Minggu (15/9/2019), di Hotel & Resto MCM Bojonegoro. Musyawarah tertinggi tersebut untuk menentukan ketua periode 2018-2022.
SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro melangsungkan Purna Wiyata di pendopo Malowopati, Bojonegoro pada Sabtu (22/6/2019) pagi. Sekolah melepas sebanyak 94 siswa-siswinya.
Berkhitman pada organisasi Muhammdiyah terus ditanamkan kepada para kader dan karyawan. Sehingga melalui Baitul Arqom yang dilakukan Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, ingin meneguhkan komitmen pada organisasi tercintanya tersebut.
Penentuan awal ramadan tahun 2019 ini, dua organisasi kemasyarakat terbesar di Indonesia berbeda. Untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, sudah memastikan awal ramadan tanggal 6 Mei 2019 atau hari Senin, sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masih menunggu ru'yatul hilal sebelum memastikan awal ramadan.
Puluhan siswa SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro berhasil mengharumkan nama baik sekolah, dengan memborong berbagai kejuaraan loma yang di adaka Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu.
SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo atau lebih dikenal dengan SMAMUDA membuat satu terobosan baru dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Yaitu 'LAB Sains SMAMUDA'. Lab sains ini terletak di selatan Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Sebagai agenda tahunan yang diselenggarakan Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Dua (Muda) Sumberrejo, Drumband Carnival berjalan cukup meriah, Minggu (17/02/2019).
Secara historis Kelahiran Muhammadiyah 106 tahun yang lalu tidak lain kerena diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an. Dan apa yang digerakkan oleh Muhammadiyah tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan riil dan konkrit. Gerakan Muhammadiyah senantiasa diarahkan untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, konkrit dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil alamin (memberikan rahmat bagi seluruh alam “seluruh kehidupanâ€). Dari siniliah maka seluruh gerakan Muhammadiyah di negeri ini, tidak lain adalah sebagai bentuk pengabdian keTuhanan, keUmatan, keBangsaan, dan keIndonesiaan). Komitmen inilah yang juga dalam perspektif Muhammadiyah, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas umat, kualitas masyarakat Indonesia, tanpa melepas karakter, nilai-nilai, dan budaya bangsa pada makna subtantifnya, bukan simbolnya.
Di Bulan Ramdan 1439 Hijriyah, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Bojonegoro adakan kegiatan Kajian Ramadhan dengan tema 'Politik Nilai Untuk Islam Berkemajuan'. Kegiatan itu, dilaksanakan di Aula Bawah Masjid At-Taqwa Kabupaten Bojonegoro, pada hari Minggu, (26/5/2018).
Di bulan Ramadan 1439 Hijriyah, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Bojonegoro menggelar kegiatan Kajian Ramadan dengan tema 'Politik Nilai untuk Islam Berjemajuan'. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Bawah Masjid At-Taqwa Kabupaten Bojonegoro, pada hari Minggu, (26/5/2018)