Gubernur Dialog Bersama 100 Pemimpin Media
Muncul 5 Klaster, Wilayah Sampoerna Telat Respon
Untuk mencegah menyebarnya virus corona atau COVID-19 di Jawa Timur, dibutuhkan penangan secara cepat bagi wilayah yang mempunyai potensi penyebaran.
Untuk mencegah menyebarnya virus corona atau COVID-19 di Jawa Timur, dibutuhkan penangan secara cepat bagi wilayah yang mempunyai potensi penyebaran.
Wabah Covid-19 kini telah menjadi persoalan besar bersama, bukan lagi hanya masalah pemerintah. Media massa pun memiliki andil dan peran penting bahkan strategis menghadapi pandemi ini.
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, akan menyelenggarakan Strategic Dialoge Gubernur Jawa Timur bersama 100 pemimpin media, Selasa (5/5/2020) mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
Berbagai upaya dilakukan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim untuk tetap bergerak di masa pandemi Corona/AMSI Jatim. Salah satunya saling menguatkan untuk pemasukan media.
Dalam rangka untuk tetap bertahan di tengah pandemi Corona/COVID-19, pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim saling menguatkan. Yakni dengan meeting melalui video conference (vicon), Sabtu (25/4/2020).
Satu persatu cara untuk mengatasi dampak pamdemi Corona atau COVID-19, Bupati Bojonegoro melalui kebijakannya mulai menyalurkan Sembako dan Kredit Ultra Mikro.
Masih dalam Pandemi Corona, Alat Pelindung Diri (APD) sangat dibutuhkan oleh tenaga medis, namun ketersediaan APD tersebut sangat terbatas. Untuk memenuhi ketersediaannya, salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Bojonegoro memproduksi ratusan APD.
Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020) telah mengumumkan ada dua warga Indonesia dipastikan terkena virus Corona. Keduanya kini sudah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Sulianti Saroso Jakarta, dan kondisi mereka membaik, perlahan mulai pulih.
Senin, (30/12/2019) sejumlah 120 pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Bojonegoro, pagi tadi memadati Pendopo Malowopati Bojonegoro untuk mediasi terkait penertiban yang menimpa mereka