Skip to main content

Category : Tag: Era


Rakerda IPHI Bojonegoro Fokuskan Program Nyata untuk Jamaah Haji

Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro dan menjadi forum konsolidasi sekaligus perumusan arah program kerja organisasi ke depan.

UMK Bojonegoro 2026 Naik, APINDO Soroti Kondisi Riil Dunia Usaha

Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026.

Kolom

Ibu dan Peradaban

Setiap 22 Desember, kita kembali mengucapkan dua kata yang terdengar sederhana, tetapi sarat makna: Selamat Hari Ibu. Di media sosial, linimasa dipenuhi foto bunga, kartu ucapan, dan kalimat haru tentang pengorbanan seorang ibu. Namun, di balik perayaan itu, ada pertanyaan penting yang sering luput kita renungkan: sejauh mana kita memahami peran ibu—bukan hanya di ruang domestik, tetapi juga dalam sejarah nasional dan percaturan global?

Tanya Jawab Fiqih

Amalan Paling Penting Bulan Rajab, Apakah Itu?

Bulan Rajab adalah salah satu bulan haram (mulia). Bulan haram ini merujuk pada bulan-bulan yang dimuliakan selain Ramadan, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.  Di katakan bulan haram sebab di bulan tersebut umat Islam diharamkan berperang.

Hari Ibu ke-97 Tahun 2025

Peringati Hari Ibu, UMKM Perempuan Diserbu Pengunjung

Memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan tema, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Pameran UMKM Perempuan dan UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor), Senin (22/12/2025). Kegiatan bertema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2025” ini digelar di halaman Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro.

Struktur Ditjen Pesantren Kemenag

Ditjen Pesantren Kemenag akan Diperkuat Lima Direktorat Teknis, Apa saja?

Wakil Menteri Agama RI Romo Syafi’i menyepakati penguatan struktur organisasi Direktorat Jenderal Pesantren melalui pembentukan lima direktorat teknis. Struktur baru ini disiapkan untuk memastikan kehadiran negara yang lebih utuh dalam mendukung pesantren, tidak hanya pada aspek pendidikan, tetapi juga dakwah dan pemberdayaan masyarakat.