Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada
Perlahan-lahan kuas mulai bergerak. Menutup tembok-tembok kosong dengan berbagai warna. Perlahan demi perlahan karakter-karakter mulai terlihat. Sambil memandang, pelukis mengusap keringat yang menetes di dahi, dan kemudian melanjutkan lagi karyanya.