Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Kenapa Timnas voli putra Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026? Padahal skuad Garuda Juara AVC Men's Cup 2026?
Hal itu terjadi karena sistem kualifikasi yang diterapkan oleh Asian Volleyball Confederation (AVC) berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya. AVC Continental Championships 2026 digelar untuk putra digelar di Fukuoka, Jepang, pada 4-13 September 2026.
Kejuaraan Asia tersebut diikuti oleh 12 tim di masing-masing sektor. Komposisi peserta ditentukan melalui beberapa jalur, yakni tuan rumah, juara bertahan, juara AVC Nations Cup, empat tim dengan peringkat tertinggi di ranking dunia FIVB.
Selain itu, peserta lain dari lima wakil zona regional Asia yang terdiri atas CAVA (Asia Tengah), WAVA (Asia Barat), EAVA (Asia Timur), OZVA (Oseania), dan SAVA (Asia Tenggara).
Jika juara dari salah satu zona telah lolos melalui jalur lain, baik sebagai tuan rumah, juara bertahan, maupun berdasarkan peringkat dunia FIVB, maka tiket tersebut akan diberikan kepada tim dengan peringkat berikutnya di zona yang sama. Mulai tahun 2026, AVC juga menerapkan regulasi baru untuk kawasan Asia Tenggara. Slot SAVA kini diberikan kepada juara SEA Games edisi terakhir, sedangkan tiket AVC Nations Cup diwakili oleh juara SEA V League edisi sebelumnya.
Regulasi baru inilah yang membuat Indonesia di sektor putra absen di ajang bergengsi ini. Timnas voli putra Indonesia gagal lolos ke AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Penyebabnya, skuad Garuda tidak mampu mempertahankan medali emas SEA Games 2025 setelah dikalahkan Thailand pada partai final. Sehingga Thailand berhak mengamankan slot SAVA untuk tampil di Kejuaraan Asia. [mad]