Tangani Covid-19, Pemerintah Lakukan Penyesuaian Kebijakan Sesuai Perkembangan Kondisi
Selama 7 bulan, menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan sesuai dengan perkembangan situasi.
Selama 7 bulan, menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan sesuai dengan perkembangan situasi.
Apa yang dinilai sebagai solusi terbaik yang sudah diterapkan di suatu negara belum tentu dapat diterapkan persis di negara-negara lain oleh karena perbedaan kondisi di tiap-tiap negara.
Pasien positif Covid-19 di Indonesia, jumlahnya yang sembuh terus meningkat. Dikutip dari https://covid19.go.id/ data Kementerian Kesehatan per 4 Oktober 2020 menyebutkan, pasien sembuh terus mengalami peningkatan. Hari ini saja pasien sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 3.401 kasus. Dengan jumlah kumulatif mencapai 228.453 kasus.
Pasien positif Covid-19 di Jawa Timur jumlahnya terus meningkat. Update perkembangan kasus penyebaran Covid-19 di Jatim, melalui @JatimPemprov menyebutkan, pada Minggu (4/10/2020) ada penambahan pasien sembuh sebanyak 316 orang.
Kabar baik di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (4/10/2020) tak ada tambahan kasus positif Covid-19. Bahkan, ada tambahan 1 orang yang sembuh.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro, tengah menggelar kegiatan Orientasi Studi dan Keakraban Civitas Akademik (OSKASA) yang bertempat di aula auditorium Kampus STIEKIA Bojonegoro.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten Bojonegoro, mengadakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Hal itu dilakukan untuk meneguhkan peran pemuda dalam menjaga NKRI, di saat pandemi Covid-19.
Berbagai upaya dikerahkan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. Termasuk secara agresif menjalankan Operasi Yustisi, testing dan isolasi dalam 2 minggu terakhir.
Benteng pertama cegah covid dengan 3 M. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir.