Skip to main content

Category : Tag: Kemiskinan Bojonegoro


Bupati Bojonegoro Sentil Kades: Data Miskin Jangan Berdasarkan Suka atau Tidak Suka

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memperkuat akurasi data sosial ekonomi sebagai dasar penyaluran program kesejahteraan atau bantuan sosial (Bansos). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (21/1/2026).

Angka Kemiskinan Masih 11,69%, 2025 Pemkab Bojonegoro Targetkan Turun 10,37%

Di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, dengan berbagai program dan intervensi yang dilakukan secara kolaboratif, Pemkab Bojonegoro optimis bisa menurunkan angka kemiskinan hingga 8,98% pada tahun 2026. Pada tahun 2024, angka kemiskinan Bojonegoro sebesar 11,69%.

Matangkan Strategi Tepat Atasi Kemiskinan, Bupati Bojonegoro Ajak Kepala OPD 'NGOPI'

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi kemiskinan melalui langkah-langkah strategis dan terintegrasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan bertajuk NGOPI (Ngobrol Bareng Pak Bupati) yang dilaksanakan pada Rabu (9/4/2025) di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro.

Kemiskinan di Bojonegoro Hanya Turun 150 Jiwa dari 153,25 Ribu Jiwa

Meski menjadi salah satu daerah yang memiliki APBD jumbo dibanding dengan daerah lain, lantaran Bojonegoro Jawa Timur memiliki sumberdaya alam yang melimpah terutama minyak dan gas (migas) sehingga jadi penyokong 25 persen Migas nasional, masyarakat Bojonegoro belum sepenuhnya terlepas dari jeratan kemiskinan.

BPS Bojonegoro Klaim Kemiskinan Mengalami Trend Turun

erdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro. Selama tahun 2018 hingga 2019 angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro mengalami trend turun, berkurang sebanyak 9,30 ribu jiwa.

Cukupkah Entas Kemiskinan dengan Rp3,1 Miliar?

Kepala Dinas Sosial, Helmy Elisabeth mengatakan, di tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menganggarkan dana Rp3,1 miliar diperuntukkan guna mengatasi kemiskinan yang ada. Data terpadu dari Kementrian Sosial, ada sebanyak 575.439 masyarakat Kota Ledre yang masih berstatus miskin.