Memasuki perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun pada tanggal 17 Agustus 2019, warga Rt 5, Kelurahan Kepatihan, Kota Bojonegoro sibuk mempercantik pemandangan halaman dengan cara melukis artistik dan penuh warna diatas tembok agar tampak menjadi lebih indah.
Jum'at (05/04/2019) malam komunitas perupa bojonegoro gelar pameran lukisan. Pameran itu bertempat di Resto Ayam Geprek Sako Jln. Sawonggaling. Acara dimulai pukul 19:00 WIB hingga selesai. Pameran tersebut berlangsung selama 3 hari dimulai 5 sampai tanggal 7 april. Dalam acara, tidak hanya menampilkan lukisan yang dipamerkan. Pameran ini dihadiri pencinta seni termasuk seni musik, pantomim, fotografer dll. Eko ketua komunitas perupa bojonegoro mengatakan, "dengan acara ini diharapkan bisa merangkul semua seniman di Bojonegoro dan membangkitkan kembali komunitas perupa bojonegoro yang sempat mati beberapa tahun sebelumnya". Wahyu ketua pokja kebudayaan Bojonegoro menambahkan "Tentunya kalo mereka membelikan hiasan-hiasan ini untuk tempat-tempat lain atau hotel belum menjangkau karya lokalnya. Harapannya digelarnya pameran ini menjadi ketertarikan mereka untuk mengoreksi, memasang dari karya asli Bojonegoro ini".
Kopi dan budaya ngopi bisa dikatakan sudah menjadi tren masa kini bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Betapa tidak, setiap saat dan waktu bisa menjumpai orang duduk santai, mengobrol sambil mimun segelas kopi, tak perduli apa status sosial mereka, yang penting ngopi.
Dinas Koperasi Jawa Timur menggelar pelatihan lukis kain dari 10 Kota di Jawa Timur yang bertempat di rumah produksi Zahida yang bertempat di Jalan KH Mansyur 58, Kelurahan Ledokwetan, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Di sebuah rumah sederhana di Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, ada seorang pemuda yang memiliki jiwa seni dan mampu membaca peluang usaha di bidang lukisan sketsa dan mahar pernikahan, ia adalah Muhammad Sobirin (27).
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, mengadakan Lomba Melukis, Seni Baca Puisi dan Membatik tingkat Provinsi. Kegiatan diselenggarakan di Taman Krida Budaya Kota Malang dan diikuti seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Timur dengan mengambil tema "Spirit Panji".
Masih ingat dengan pelukis atau sketsa wajah asal Dusun Mbilo, Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. Ari Nirwana (26), seorang sarjana Sejarah Kejayaan Islam (SKI), Universitas Sunan Ampel Surabaya mampu menjual lukisan karyanya hingga belasan juta rupiah.
'Matoh' begitulah sanjungan yang pas untuk disematkan atas pameran lukisan di gedung Pemkab Bojonegoro. Lukisan-lukisan tersebut adalah karya Agus Tomim yang tergabung dalam kelompok seniman atau Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (Kolcai), Jogjakarta.
Pengusaha sukses Indonesia Bob Sadino pernah berkata, bahwa pekerjaan yang paling enak ialah hobi yang dibayar. Hobi ialah sebuah aset besar jika bisa memanfaatkannya. Terbukti, pemuda asal Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Sobirin atau yang akrab disapa Baron mempunyai penghasilan tambahan dari hobinya sejak kecil, yaitu melukis.
Kaji Ari begitulah teman-teman sejawatnya memanggil pemuda 25 tahun asal Desa Pungpungan, Kecamatam Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro yang bernama asli Ari Nirwana. Kaji Ari Sapaan akrabnya, saat ini bisa menikmati pundi-pundi rupiah dari hasil keahliannya melukis wajah seseorang dengan bentuk sketsa.