Pemancing Tenggelam di Bendung Gerak
Korban Pulang ke Bojonegoro Hadiri 7 Hari Meninggalnya Mertua
Setelah melakukan pencarian selama 24 jam, tim SAR gabungan yang dibantu Basarnas Surabaya dengan 30 personil akhirnya menemukan korban tenggelam.
Setelah melakukan pencarian selama 24 jam, tim SAR gabungan yang dibantu Basarnas Surabaya dengan 30 personil akhirnya menemukan korban tenggelam.
Insiden tenggelamnya seorang pemancing di Bendung Gerak Bengawan Solo, turut Desa Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, menjadi pelajaran berharga khususnya para penghobi mancing. Sehingga pemancing yang suka menyalurkan hobinya, agar menjaga keselamatan dirinya sendiri.
Diduga seorang warga yang ingin memancing di Bendungan Gerak aliran sungai Bengawan Solo, terpeleset dan tenggelam. Tepatnya di sebelah selatan beberapa meter dari depan pintu Bendungan Gerak, Desa Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (22/11/2018).
Warga Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan adanya seseorang yang diduga tenggelam di Bendung Gerak, Kamis (22/11/2018).
Juli 2018 ini Kabupaten Bojonegoro memasuki musim kemarau, hal itu juga berdampak pada debit air Waduk Pacal.
aas menimpa Aris Cahyono bin Sutikno (30) warga Desa Banjarejo RT.13/RW.03 Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Korban tenggelam di Bengawan Solo saat memancing bersama temannya pagi tadi.
Nasib nahas dialami dua warga, bernama Aan Pratama bin Sujak (6), warga RT.004/RW.002, Desa Donan dan Safira Ramadhani binti Hermawan (5) warga Dusun Sukorejo RT 013/RW 007, Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari. Keduanya ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Jambe yang terletak di Dusun Sukorejo, Desa Kaliombo.
Pemerintah Bojonegoro, melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) pada tahun 2018 ini berencana akan membangun 35 embung.
Malang tak dapat ditolak, seorang kakek di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Sumberrejo tewas tenggelam di sungai tak jauh dari rumahnya. Korban Parwono (69) diduga terpeleset saat mancing.
Hingga pukul 20.00 WIB pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum membuahkan hasil. Korban Muhammad Yusuf (17), warga Desa Pengkok Kecamatan Padangan tenggelam saat bermain bersama temannya.