Disperinaker; Fasilitasi Merek Dagang Bikin IKM Naik Level
Fasilitasi merek dagang melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro dinilai sangat membantu industri kecil menengah (IKM) untuk berkembang dan naik level.
Fasilitasi merek dagang melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro dinilai sangat membantu industri kecil menengah (IKM) untuk berkembang dan naik level.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, membuka posko pengaduan tunjangan hari raya (THR) 2023. Namun hingga kini belum ada laporan dari pekerja terkait persoalan pembayaran THR.
Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) sudah mulai gas-in sejak akhir tahun 2022 lalu, setidaknya terdapat 1.259 tenaga kerja (Naker) yang bekerja di proyek JTB per November lalu. Untuk awal tahun 2023 ini Pertamina EP Cepu (PEPC) zona 12 sebagai pengelola proyek gas JTB belum melaporkan data Naker terbaru.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menyalurkan Bantuan Subsidi Gaji/Upah atau BSU tahap 7, diantaranya melalui PT Pos Indonesia.
Setidaknya ada 1.625 tenaga kerja (naker) lokal yang masih bekerja di Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) per Agustus 2022 lalu. Jumlah naker lokal lebih banyak dibandingkan naker non lokal yakni 671 naker.
Pengurus Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (IKA UINSA) berkomitmen mendukung UINSA masuk 10 besar perguruan tinggi (PT) Islam terbaik di Asia. Langkah awalnya adalah menjadikan para alumni bangga dengan almamaternya.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, belum menerima data tenaga kerja (naker) proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) terbaru. Padahal Agustus 2022 ini, sebanyak 3 perusahaan di proyek gas JTB akan habis kontrak.
Sebanyak 4.127 tenaga kerja di proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) telah kehilangan pekerjaan. Jumlah tersebut terus bertambah, sebab sejumlah perusahaan di JTB banyak yang kehabisan kontrak.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro mencatat pengangguran terbuka di wilayahnya mencapai 35.057 orang per tahun 2021. Dengan rincian, lulusan sarjana dan magister sebanyak 1.845, D-3 sebanyak 2.714, D-2 sebanyak 1.631, D-1 sebanyak 1.795, SLTA sebanyak 19.813, dan SLTP sebanyak 5.868 serta SD sebanyak 1.391.
Masih dalam kondisi Syawal, empat organisasi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Bojonegoro yang tergabung dalam APMMIK, Forum IKM Jawa Timur, Paguyuban Kartini Mandiri, (PKM) dan Prima Utama Jati (PUJ).