Ada 354 Unit Zonasi di Pasar Kedungadem
Sebanyak 354 unit lapak yang bisa ditempati pedagang Pasar Kedungadem di pasar baru. Dari jumlah tersebut, diantaranya 50 unit untuk jenis kios, los sebanyak 279 unit, dan 25 unit untuk lapak lesehan.
Sebanyak 354 unit lapak yang bisa ditempati pedagang Pasar Kedungadem di pasar baru. Dari jumlah tersebut, diantaranya 50 unit untuk jenis kios, los sebanyak 279 unit, dan 25 unit untuk lapak lesehan.
Pemindahan para pedangan Pasar Kedungadem yang sebelumnya menempati Tempat Penampungan Sementara lantaran pasar tengah dibangun, dipastikan molor.
Keberadaan tiga pasar daerah yang baru yakni Pasar Sugihwaras, Malo, dan Pasar Kedungadem diharapkan bisa menjadi sentra wisata khususnya bagi masyarakat wilayah setempat.
Tidak hanya Pasar Kedungadem saja yang belum dilakukan pemindahan pedagang sampai bulan Maret ini, tapi juga Pasar Sugihwaras dan Malo. Molornya pemindahan ini disebabkan karena masih adanya koordinasi antara Dinas Perdagangan dan pedagang.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro dan Linmas Kota Bojonegoro melakukan penertiban bangunan Pedagang Kaki Lima (PKL) permanen di sepanjang trotoar Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepatnya depan Pasar Banjarejo, Rabu(8/3/2017).
Masuknya bawang merah impor di Pasar Tradisional Bojonegoro belum begitu diminati oleh sebagian masyarakat. Meski dijual dengan harga jauh lebih murah per kilogramnya, namun warga masih enggan mengkonsumsinya. Hal itu disebabkan karena rasa bawang merah impor berbeda dengan bawang merah lokal.
Saat ini, hampir seluruh harga komoditas dapur masih terpantau tinggi. Susahnya harga untuk turun, menurut sejumlah pedagang dipengaruhi karena musim penghujan yang masih menyelimuti Kabupaten Bojonegoro.
Setelah cabai impor dari India yang dijual di pedagang untuk menyiasati tingginya harga cabai lokal, saat ini pedagang di sejumlah pedagang di Kabupaten Bojonegoro mulai mengimpor bawang merah. Hal itu disebabkan karena pedagang yang kesulitan mendapat bawang merah lokal sejak sepak lalu.
Kejari Bojonegoro akhirnya menahan Kepala Desa dan Kepala Pasar Sumberrejo setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Sumberrejo.
Tahun 2017 ini ada dua pasar di Kecamatan Kanor yang di usulkan untuk revitalisasi. Dua pasar tersebut yang berada di Desa Tambahrejo dan Sroyo. Revitalisasi kedua pasar tersebut berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan.