Giliran Tujuh Anak Punk Diciduk Satpol PP
Guna mencegah hal-hal yang meresahkan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro kembali melakukan penyisiran anak-anak punk di beberapa jalan protokol, Kamis (18/1/2017)
Guna mencegah hal-hal yang meresahkan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro kembali melakukan penyisiran anak-anak punk di beberapa jalan protokol, Kamis (18/1/2017)
Seorang pemuda ditemukan tewas di bawah jembatan Desa Sukowati Kecamatan Kapas, Bojonegoro sekitar pukul 03.00 dinihari. Belum diketahui penyebabnya maupun identas korban.
Dalam waktu singkat laporan gadis hilang atas nama Nova Khoirunnasikah (13) asal Desa Semawot RT.004/RW.001, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan oleh Ibunya akhirnya membuahkan hasil.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro rutin menggadakan razia. Selain hotel, kos-kosan dan tempat yang lainnya, aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) itu juga menyisir jalan dan tempat nongkrong anak-anak punk.
Kemarin (25/02/2016) operasi yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Bojonegoro berhasil merazia anak punk untuk dilakukan pembinaan. Berdasarkan berita online di blokbojonegoro.com, ada dua anak SMP yang ikut terjaring razia tersebut.
Sebagai orang tua harus benar-benar mengawasi perilaku anak-ankanya. Jangan sampai sang buah hati salah pergaulan yang bisa berakibat penyesalan di kemudian hari, lantaran masa-masa sekolah adalah masa dimana sang anak mudah untuk terbujuk karena kondisi psikis yang masih labil.
Gelar operasi cipta kondisi, Polsek Kasiman kembali amankan 4 anak punk yang sedang mangkal di wilayah kecamatan setempat, Minggu (12/2/2017). Keempat orang remaja kemudian digiring ke Mapolsek Kasiman untuk dilakukan pembinaan.
Tiga anak punk diamankan anggota Polsek Purwosari dalam patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka nampak berkeliaran tanpa kegiatan jelas di jalanan.