Kasus Kekerasan Keluarga Jadi Atensi Bupati
Kasus kekerasan dalam keluarga di Kabupaten Bojonegoro relatif banyak. Terbukti, data dari Kepolisian Resor Bojonegoro menyebutkan ada 24 kasus selama tahun 2018.
Kasus kekerasan dalam keluarga di Kabupaten Bojonegoro relatif banyak. Terbukti, data dari Kepolisian Resor Bojonegoro menyebutkan ada 24 kasus selama tahun 2018.
Maraknya kasus buliying maupun penelantaran ekonomi anak di Bojonegoro masih terjadi. Meski begitu penanganan kasus tersebut langsung bisa diselesaikan baik melalui mediasi maupun pendampingan korban.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro, mengingatkan jika ada kekerasan perempuan dan anak, masyarakat diharapkan segera malapor.
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diikuti ribuan siswa, Sabtu (26/1/2019) di samping untuk beradu ketangkasan terkait ilmu l sains, juga sebagai uji mental bagi siswa madrasah yang berada di daerah pinggiran Bojonegoro. Pasalnya meski jauh berada jauh dari kota bisa dimanfaatkan siswa untuk menunjukan kemampuannya di bidang akademik.
Guna memfasilitasi korban kekerasan anak yang ada di Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro berencana membangun rumah perlindungan bagi kekerasan anak di Bojonegoro pada 2019 ini.
Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro beramai-ramai membuat kerajinan. Tepatnya mengolah sampah menjadi kerajinan kreatif. Seperti tempat minum, vas, bunga, tempat uang ditabung dan lain-lain. Kegiatan bekerjasama dengan Rumah Kreasi dan Bank Sampah Bojonegoro, Sabtu (19/1/2019) dan bertempat di balai Desa Sarangan. Anak-anak begitu antusias dan sangat menikmati acara tersebut. Hasil yang lucu dan menggemaskan begitu disenangi siswa.
Angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro selama 2018 terbilang cukup tinggi.
Ratusan kontraktor yang tergabung dalam Forum Kontraktor melakukan aksi ujuk rasa (Unras) di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (8/1/2019). Para pendemo menuntut supaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membayar proyek yang sudah selesai dikerjakan pada tahun 2018. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Sebelum memasuki Pendopo Pemkab setempat, sekitar 200 pendemo itu melakukan orasi bergantian di depan kantor pemkab. Beberapa poster pun dipampang para pendemo. Di antara poster itu bertuliskan, 'Bersihkan Dinas PU Dari Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab', 'Ngayomi Ngopeni, Yang Diayomi Siapa dan Yang Diopeni Siapa'. 'Perut Lapar Butuhan Banyak Proyek Tidak Cair'.
Ratusan kontraktor yang tergabung dalam Forum Kontraktor melakukan aksi ujuk rasa (Unras) di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (8/1/2019).
HR (29) seorang pemuda asal Desa Tambahrejo Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dicokok polisi di sekitar area stasiun Kota Bojonegoro, setelah melakukan pemerasan disertai pengancaman kepada seorang wanita.