Menembus Batas Identitas
Penulis perjalanan (travel writer) Agustinus Wibowo meluncurkan karya terbarunya yang berjudul 'Kita dan Mereka'. Agak beda dengan buku-buku perjalanannya terdahulu, buku ini merupakan pergulatan Agus dengan identitas.
Penulis perjalanan (travel writer) Agustinus Wibowo meluncurkan karya terbarunya yang berjudul 'Kita dan Mereka'. Agak beda dengan buku-buku perjalanannya terdahulu, buku ini merupakan pergulatan Agus dengan identitas.
Fiersa Besari adalah lelaki kelahiran Bandung tanggal 3 Maret. Setelah menyelesaikan studinya di STBA Yapari ABA Bandung, Bung (Sapaan akrab Fiersa Besari) yang sudah lama jatuh cinta pada dunia musik membuat sebuah studio komersil pada tahun 2009. Di sana pulalah ia merekam karya-karyanya. Bung pun menyebarkan lagu-lagunya di www.soundcloud.com/fiersa hingga kini.
Adnan Mustofa Kamal, lahir di Tanjung Brebes, 22 Maret 1969. Sejak belia sudah menyukai kegiatan kemasyarakatan dan pendidikan. Putra dari Alm. H. Zaenidin dan Alm. Maryam. Meniti pendidikan dari Sekolah Dasar Negeri Tanjung Brebes, SMP N Tanjung-Brebes, PGA N Sukamanah Tasik Malaya. Menyelesaikan studinya di IAIN Sunan Gunung Jati Bandung, Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah, Th 1993.
Novel ini menceritakan siswi kelas dua yang badung dan memiliki penampilan sifat tomboy yang memiliki hobi membuat masalah sehingga menjadikannya tamu perdana diruang BP. Marina Mutriasa yang biasa dipanggil Rin.
Buku “Untuk Apa Shalat†ini membahas tentang kegunaan shalat serta pentingnya mendirikan shalat. Banyak sekali orang yang mendirikan shalat karena mengikuti orang lain yang shalat atau karena nasab yang memang sudah seorang mukmin yang mendirikan shalat karena mengikuti nasab terdahulu.
A. A. Navis dilahirkan di Padang Panjang (Sumatera Barat), 17 November 1924. Menamatkan pendidikan di INS Kayutanam 1945. Kemudian sejak tahun 1969 menjadi Ketua Yayasan ruang pendidik INS kayutanam. Ia pun pernah menjadi kepala bagian kesenian jawatan kebudayaan Provinsi Sumatera Barat (1971-1972), dan anggota DPRD Sumatera Barat (1971-1982)
Boy Candra, lahir 21 November 1989- menetap dan berproses di Padang, Sumatera Barat. Belajar serius menulis sejak tahun 2011. Buku-buku yang sudah terbit : 1.Origami Hati 2. Setelah Hujan Reda 3. Panjang 4. Senja 5. Sepasang kekasih yang belum bertemu 6. Surat kecil untuk ayah 7. Satu hari di 2018 8. Kuajak Kau kehutan dan tersesat berdua 9. Sebuah usaha melupakan 10. Pada senja yang membawamu pergi 11. Seperti hujan yang jatuh ke bumi.
Donny Dhirgantoro lahir di Jakarta, 27 Oktober 1978. Donny Dhirgantoro menyelesaikan masa putih abu-abu di SMU 6 Jakarta, sekolah yang sampai saat ini masih di banggakan karena kenangan kenangan yang menyenangkan dan tak terlupakan. Kegemaran menulis dan membaca sudah ada sejak kecil.
Wulan Dewatra merupakan nama pena seorang gadis kelahiran 21 Juli 1990. Wulandari Putri yang berhasil memodifikasi namanya menjadi Wulan Dewatra tersebut telah berhasil pula menikmati juri Lomba 100% Roman Asli Indonesia dengan novel “Hujan dan Teduh†karyanya. Kepiawiannya dalam merangkai kalimat ketika menuliskan novel memang luar biasa. Gadis yang merupakan seorang mahasisi jurusan Pendidikan Indonesia ini berani mengangkat tema yang ‘berbeda’ dari novel – novel remaja kebanyakan. Maka tak heran jika melalui novel “Hujan dan Teduh†yang merupakan novel pertamanya yang dipublikasikan ia dapat menyabet juara pertama dalam lomba tersebut.
Santhy Aghata adalah seorang perempuan karir yang mencuri waktu senggangnya untuk menulis. Novelnya yang sudah terbit antara lain “A Romatic Story About Serenaâ€, “Sleep Whit The Devilâ€, “Unforgiven hero’, dan From The Darkest sideâ€.