H+8, Terminal Rajakwesi Dominasi Arus Keberangkatan
Hingga hari ke 8 setelah lebaran terminal Rajakwesi Tipe A Bojonegoro masih tampak ramai. Namun, keramaian penumpang adalah didominasi arus keberangkatan menuju kota perantauan.
Hingga hari ke 8 setelah lebaran terminal Rajakwesi Tipe A Bojonegoro masih tampak ramai. Namun, keramaian penumpang adalah didominasi arus keberangkatan menuju kota perantauan.
Puncak arus balik hari raya idul fitri 1439 H di Kabupaten Bojonegoro diprediksi terjadi pada tanggal 21 sampai 23 Juni 2018, atau H+7 sampai H+9 lebaran. Prediksi tersebut berdasarkan dengan masuknya pegawai negeri maupun pekerja swasta yang bersamaan.
Arus balik lebaran di terminal tipe A Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro mengalami peningkatan 10 persen pada H+4 lebaran ini. Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Bus AKAP dipadati oleh penumpang yang hendak kembali ke kota besar untuk kembali bekerja.
Momentum arus balik atau kembali untuk melakukan aktivitas seperti biasanya di kota tempat bekerja, dengan membawa barang yang sangat banyak dari desa menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat, khususnya yang jauh dari keluarga. Bahkan tak sedikit pula ada masyarakat yang menggunakan tas, kertas karton (Dus) maupun karung sebagai wadahnya.
Hari pertama lebaran kondisi terminal rajekwesi Bojonegoro terpantau lengang, bahkan kedatangan penumpang sejak pagi menurun drastis dibandingkan hari sebelumnya.
Arus kedatangan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro masih terjadi. Meski begitu ada penurunan dibanding H-2 kemarin yang merupakan puncak kedatangan penumpang hingga 70 persen.
Di tengah ramainya penumpang yang ada di Terminal Rajekwesi Bojonegoro di H-2 lebaran 2018, ada penumpang yang tas bawaanya tertukar dengan penumpang lainnya.
Bagi anda yang hendak mudik di jalur antar kota dalam provinsi (AKDP) Bojonegoro-Nganjuk harap berhati-hati. Sebab, ada beberapa titik yang perlu diswaspadai agar perjalanan mudik selamat sampai kota tujuan.
Peningkatan kedatangan arus mudik di terminal Tipe A Rajekwesi, Kabupaten Bojonegoro mulai tampak, sejak Minggu (10/6/2018) malam kemarin.
Sebagai antisipasi membludaknya calon penumpang di Terminal Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro saat musim mudik lebaran ini, pihak terminal mempersiapkan puluhan armada bus cadangan untuk melayani penumpang yang hendak pulang ke kampung halamannya.