Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Selama menjalani masa pidana tak menjadi penghalang bagi Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro untuk terus belajar dan berkarya. Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), mereka dibekali keterampilan di bidang pertanian dan peternakan sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Program pembinaan tersebut dipusatkan di lahan SAE seluas 23,7 hektare yang berada di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Kawasan itu dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan pertanian dan peternakan yang melibatkan warga binaan secara aktif, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen.
Di sektor peternakan, SAE Lapas Bojonegoro mengembangkan budidaya 300 ekor ayam petelur dan 1.850 ekor bebek petelur. Hasil peternakan tersebut menjadi bagian dari pembinaan produktif sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.
Sementara di sektor pertanian, berbagai komoditas dibudidayakan, diantaranya pepaya, jagung, cabai, singkong, dan padi. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan memperoleh pengalaman sekaligus keterampilan praktis yang diharapkan dapat menjadi modal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Seluruh program pembinaan kemandirian di SAE dikelola oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Bojonegoro di bawah koordinasi Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Suyatno. Program tersebut terus dioptimalkan agar berjalan produktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, mengungkapkan pemanfaatan SAE tidak hanya berorientasi pada pembinaan warga binaan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional di bidang ketahanan pangan.
"Melalui kegiatan pertanian dan peternakan, para napi tidak hanya mengisi masa pidana dengan kegiatan yang produktif, tetapi juga memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas," ungkap Hari, Rabu (1/7/2026).
Di sisi lain, lanjut Hari, program ini merupakan komitmen Lapas Bojonegoro dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan secara optimal dan berkelanjutan.
"Melalui pengembangan SAE, kami berharap mampu mencetak warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat," pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published