Skip to main content

Category : Tag: Ketahanan Pangan


Komisi B Nilai Ekonomi Jatim Solid, Dorong Penguatan Sektor Pangan dan UMKM

Komisi B DPRD Jawa Timur menilai kinerja perekonomian provinsi sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat melampaui rata-rata nasional, dengan sektor pertanian, kelautan, perikanan, industri, UMKM, dan pariwisata menjadi tulang punggung utama perekonomian daerah.

Dari Balik Jeruji, Napi Lapas Bojonegoro Dibekali Cara Ternak dan Bertani

Selama menjalani masa pidana tak menjadi penghalang bagi Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro untuk terus belajar dan berkarya. Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), mereka dibekali keterampilan di bidang pertanian dan peternakan sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Hari Krida Pertanian, Sinergi Jaga Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Petani Bojonegoro

Momentum Hari Krida Pertanian yang diperingati setiap 21 Juni menjadi pengingat penting bahwa sektor pertanian masih menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat Bojonegoro. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah menjadikan pertanian sebagai salah satu program strategis daerah.

Bahas LKPJ Khofifah, DPRD Jatim Beri Catatan soal KUR dan Pendidikan

DPRD Jawa Timur memberikan sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025. Berbagai isu mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), alih fungsi lahan pertanian, pendidikan, hingga kesehatan menjadi sorotan dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Jatim, Surabaya.

Kebutuhan Petani Bojonegoro Terpenuhi, Distribusi Pupuk Subsidi Tembus 62 Persen

Ketersediaan pupuk bersubsidi di UD Usaha Tani, Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam 2026. Total alokasi pupuk yang disiapkan mencapai 325,3 ton dan diperuntukkan bagi enam kelompok tani utama di wilayah tersebut.