Skip to main content

Category : Tag: Roi


Covid-19 dan Produktifitas Belajar Anak

Seiring dengan meluasnya penyebaran corona virus disease (Covid-19) di Indonesia, Presiden Joko Widodo, Minggu (15/3/2020), di Istana Bogor, Jawa Barat, mengimbau, seluruh wargat tidak panik dan tetap produktif. Sehingga, penyebaran virus bisa dihambat dan dihentikan. Jokowi juga menambah, dengan kondisi saat ini, saatnya kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah.

Ujian MI Berbasis Android

Belum Jelas Tata Caranya, Banyak Guru yang Kebingungan

Belum adanya kejelasan untuk sistematika atau tutorial yang jelas dari Kemenag terkait pengisian identitas ujian berbasis android untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadikan guru kebingungan. Bahkan, setiap kecamatan mempunyai link simulasi sendiri untuk latihan dengan sistematika berbeda.

UAMBN MI Dipastikan Android, untuk UN Masih Dikaji

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berbasis android jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) terus dikaji. Namun Ujian berbasis android tetap akan dilakukan oleh siswa MI pada Ujian Akhir Madrasah Berstadart Nasional (UAMBN) nanti.

UN Siswa MI Akan Berbasis Android ?

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) mendatang di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) direnakanan bakal melaksanakan dengan berbasis Android. Meski begitu Kemenag Bojonegoro tetap akan berusaha mewujudkannya agar pelaksanaan tersebut bisa dilaksanakan tahun 2019.

Menjadi Guru Sekaligus Penulis

Menjadi guru tentu bukan semata-mata sekadar nama maupun status saja. Justru menjadi guru adalah profesi mulia yang hari ini sudah terlihat sisi kesejahteraannya. Mulai dari tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tambahan penghasilan lainnya bagi guru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Menerjemahkan Janji Pendidikan Bupati Baru

Terpilihnya Bupati Bojonegoro versi hitung cepat (quick count) diperhelatan Pilkada Rabu (27/6/2018) kemaren menjadi bukti bahwa sebentar lagi Kota Ledre akan mempunyai pemimpin baru. Yang menurut para pakar survei, bahwa hasil hitung cepat tidak akan beda jauh dengan hasil manual hitung resmi yang akan dikeluarkan oleh KPU.

Mengoptimalkan Fungsi Masjid

Membaca buku karya Supardi dan Teuku Amiruddin yang berjudul "Konsep Manajemen Masjid: Optimalisasi Peran Masjid" (2001), menarik sekali sisi uraian pendahuluannya setelah penulis baca. Kritik pedas –penulis buku– alamatkan kepada segenap Takmir Masjid yang mengabaikan bagaimana mengelola masjid agar berfungsi secara optimal. Tujuannya tidak lain, ingin menggugah para Takmir Masjid agar keberadaan masjid bisa difungsikan perannya sebagaimana masa Rasulullah Saw. Terlebih, jumlah Masjid di Provinsi Jawa Timur saja sudah ada 50.222 buah, pada Tahun 2013 bila mengutip http://simbi.kemenag.go.id pada laman Bimas Islam dalam Angka (BIDA), Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.

Agar Masjid tidak Sepi Peminat

Menjadi pengurus masjid zaman now, saling mempertanyakan kemana para remaja hingga absen sama sekali dari masjid patut menjadi kajian bersama. Pertanyaan itu cukuplah beralasan, sebab kebanyakan takmir masjid kebingungan kala masjid ada kegiatan. Karena yang tampak adalah generasi tua. Padahal secara kodrati, bertambahnya umur manusia pasti juga menyurutkan kekuatan secara fisik yang tak seideal tenaga, semangat dan pikiran saat muda. Lalu

Kemeriahan Milad-1 Ponpes Al-Bahroin Padangan

Ratusan warga dan ratusan wali santri hadir pada pengajian akbar yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bahroin, Pengkok Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Senin (5/2/2018), dan mendatangkan penceramah KH. Masykur Hafidz asal Kabupaten Malang.

Menghadirkan Daya Menulis

Menulis punya fungsi merekam sejarah. Ia hadir menjadi bukti atas sesuatu yang terjadi. Hingga bila penulis boleh menggambarkan, kebesaran entitas suku, organisasi, prestasi, keindahan panorama alam, hingga kelebihan magis baik orang atau barang tidak akan terdengar gaungnya oleh orang lain, tanpa hadirnya penulis yang mengulasnya. Justru dari tulisan yang ditulis oleh para penulislah semua itu terdokumentasikan dengan rapi. Walau sang penulis kadang telah tiada, namun karya abadinya bisa dinikmati sepanjang masa.