Jelang Idul Fitri, Harga Sapi Stabil
Tak hanya harga kambing yang murah, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah ini, harga sapi juga terpantau stabil.
Tak hanya harga kambing yang murah, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah ini, harga sapi juga terpantau stabil.
Meski ramadan, kondisi pasaran sapi siap potong justru malah mengalami penurunan. Hampir untuk semua jenis sapi mengalami penurunan harga sampai Rp.2juta. Terpantau harga sapi jantan siap potong saat ini kisaran Rp23 juta dari yang sebelumnya sempat dijual Rp25juta.
- Selama ramadhan tahun 2017 ini, stok daging sapi dipastikan aman. Konsumen tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan daging. Hal itu diungkap Kepala Bidang Agrobisnis Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro, Wiwik Sulistya. Menurutnya, stok daging di Bojonegoro surplus.
Jelang bulan suci ramadan harga daging sapi di pasaran masih terpantau stabil, tidak mengalami lonjakan. Hal itu diungkapkan beberapa pedagang daging sapi, bahwa harga daging masih berkisar di harga Rp90.000 sampai Rp95.000 per kilogramnya.
Memasuki peralihan musim (pancaroba) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Dander mengimbau para kelompok ternak dan peternak untuk selalu memantau kesehatan hewan ternaknya.
Harga daging sapi masih tinggi, rata-rata daging sapi lokal dijual Rp100.000/kg di Pasar Tradisional Bojonegoro. Harga tersebut mahal karena pasokan yang kurang. Salah satu penjual sapi di Kabupaten Bojonegoro, Okta mengatakan, harga daging sapi masih stabil di harga tinggi Rp98.000 sampai Rp100.000 perkilogram.
Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro masih mendominasi jumlah ternak hewan pemakan rumput dibanding kecamatan-kecamatan lain di Bojonegoro. Bahkan, setiap tahun, jumlahnya selalu mengalami kenaikan yang signifikan.
Setelah pada bulan Januari mendatangkan sapi Brahman Cross sebanyak 103 ekor dari Australia, kemarin pada awal bulan Maret kemarin, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, kembali mendatangkan 35 ekor Sapi Brahman Cross.
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro mendatangkan sebanyak 103 sapi Brahman Cross dari Australia. Sapi Brahman Cross itu langsung dikandangkan di Sekolah Perternakan Rakyat (SPR) Mega Jaya di Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro.
Jumlah populasi hewan ternak di Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah populasi hewan ternak tersebut dipengaruhi oleh beberapa program yang diterapkan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro.