SMK Migas Bojonegoro
SMKN 5 Bojonegoro Berbagi Takjil
Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan penuh ampunan, dan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh umat islam di seluruh dunia.
Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan penuh ampunan, dan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh umat islam di seluruh dunia.
Setelah pada tahun 2019 SMK Negeri 5 Bojonegoro ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai pilot project Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dilaksanakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI untuk bidang Minyak dan Gas (Migas).
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan Ke-21, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro Provinsi Jawa Timur menggelar beberapa lomba yang terbagi di empat zona.
Sebagai tindak lanjut Program Kampus Pendamping Kemitraan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kemendikbud, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan penandatanganan MoU kemitraan antara industri dan afiliasi pendidikan vokasi di Mercure Hotel, Surabaya, Sabtu (7/11/2020).
Health, Safety, Security and Environment (HSSE) atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi hal yang sangat urgen diperhatikan dan dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, terutama dalam dunia kerja.
Kunjungan Industri (KI) adalah suatu kegiatan tahunan yang dilakukan oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), guna mengetahui langsung dari dekat sebuah perusahaan untuk menjadi gambaran pekerjaan yang akan dilakoni oleh siswa atau peserta didik kelak jika sudah lulus sekolah.
Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur memiliki lapangan minyak dan gas bumi (Migas) sangat banyak sekali, salah satunya adalah lapangan Banyu Urip yang dikelola operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Kecamatan Gayam. Selain itu Bojonegoro juga punya SMK yang memiliki jurusan yang bergerak di bidang industri migas yaitu SMK Negeri 5 Bojonegoro.
Masih hangat kabar membanggakan dari kesenian Tari Thengul asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, pada Sabtu (17/8/2019), saat penurunan bendera Sang Saka Merah Putih di istana negara dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74, Tari Thengul bisa tampil memukau.
Dalam rangka Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK), Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI menggandeng pemerintah daerah di 8 provinsi salah satunya Jawa Timur untuk menjadi pilot project.